Diperpanjang, Pasar Hewan di Klaten Tutup Hingga 21 Juni 2022

- Rabu, 8 Juni 2022 | 05:18 WIB
Petugas melakukan penyemprotan kandang ternak.  (SMSolo/dok)
Petugas melakukan penyemprotan kandang ternak. (SMSolo/dok)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Terus meningkatnya jumlah sapi yang mengalami gejala penyakit mulut dan kuku (PMK), membuat Pemkab Klaten melakukan perpanjangan waktu penutupan pasar-pasar hewan di Klaten, menjadi 21 Juni 2022.

Perpanjangan penutupan sementara pasar hewan se-Kabupaten Klaten dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Klaten nomor: 524/313/26.

Di dalam SE itu disebutkan, perpanjangan penutupan pasar hewan terhitung mulai 8 Juni sampai 21 Juni 2022.

Baca Juga: Tujuh Sapi Positif PMK di Karanganyar, Kini Dinyatakan Negatif

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Klaten, Widiyanti mengatakan, perpanjangan penutupan pasar hewan dilakukan karena cukup banyak ternak yang menampakkan gejala PMK.

Sebelumnya, Pemkab Klaten sudah menutup sementara pasar hewan selama 2 pekan hingga 7 Juni 2022.

‘’Hingga 6 Juni 2022, jumlah ternak sapi yang mengalami gejala PMK mencapai 441 ekor. Diduga penularannya terjadi di pasar hewan. Maka diputuskan, memperpanjang penutupan sementara pasar hewan se-Klaten hingga 21 Juni 2022,’’ kata Widiyanti, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga: Seratusan Ekor Sapi di Sukoharjo Terkena PMK, Pasar Hewan Ditutup

Pada 6 Juni 2022, DKPP Klaten mencatat ada 42 kasus suspek PMK baru, sehingga jumlah suspek PMK menjadi 441 ekor.

Sedangkan jumlah sapi yang telah sembuh dari gejala PMK mencapai 46 ekor.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yaspim Klaten Gelar Aksi 'September Ceria 2022'

Senin, 26 September 2022 | 21:37 WIB

Total DBHCHT Klaten Tahun 2022 Mencapai Rp 23,139 Miliar

Jumat, 23 September 2022 | 14:37 WIB

PDAM Tirta Merapi Klaten Akan Menjadi Perumda Air Minum

Kamis, 22 September 2022 | 10:47 WIB
X