Polisi Copot Papan Nama Khilafatul Muslimin di Solo

- Kamis, 9 Juni 2022 | 18:11 WIB
Petugas copot papan nama Khilafatul Muslimin di Jalan Sawo, Karangasem, Laweyan, Solo, Kamis (9/6).  (SMSolo/Sri Hartanto)
Petugas copot papan nama Khilafatul Muslimin di Jalan Sawo, Karangasem, Laweyan, Solo, Kamis (9/6). (SMSolo/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Jajaran Polresta Surakarta berupaya meminimalisir penyebaran paham Khilafatul Muslimin di Kota Solo.

Pengurus Khilafatul Muslimin (KM) dimintai keterangan atas aktifitas mereka.

Polisi juga mencopot papan nama yang berada di Kantor Sekretariat KM di Jalan Sawo, Karangasem, Laweyan, Solo, Kamis (9/6).

Baca Juga: Mau Nonton pertandingan Persis di Piala Presiden? Begini Cara dan tempat Beli Tiketnya

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak bersama puluhan aparat kepolisian mendatangi kantor cabang Khilafatul Muslimin, di Karangasem, Laweyan, Solo, Kamis (9/06) siang.

Tujuannya adalah untuk memberikan surat undangan klarifikasi kepada 5 pengurus Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo Raya, sekaligus mencopot papan informasi yang terpampang di depan kantor.

Baca Juga: Mau Sloki dari Tanduk Sapi? Datanglah ke Ampel Boyolali

Kapolresta menegaskan langkah yang dilakukan karena adanya keluh kesah dari warga masyarakat sekitar dan segenap komponen keagamaan yang ada di Kota Solo.

"Mereka sudah menyampaikan keberatan dan penolakannya. Bahkan, akan melawan jika Khilafatul Muslimin tetap melakukan kegiatannya," tegas Kapolresta.

Perwira Menengah Berpangkat Melati Tiga itu menambahkan, merujuk pada UU no 2 tahun 2022 Kepolisian Republik Indonesia (RI) pasal 5 ayat 1 huruf B, POLRI wajib untuk bisa menyelesaikan perselisihan warga.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diterjang Arus Bengawan Solo, Jembatan Sesek Hanyut

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:25 WIB

Abipraya Arena Diluncurkan, Jadi Area Esport Jateng

Minggu, 25 September 2022 | 17:17 WIB
X