Pembangunan Rel Layang di Joglo, Masih Banyak Kendaraan Berat yang Nyelonong

- Jumat, 10 Juni 2022 | 06:08 WIB
Sejumlah truk melintas di simpang Joglo Solo.  (SMSolo/Agustinus Ariawan)
Sejumlah truk melintas di simpang Joglo Solo. (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta mulai berkoordinasi dengan pemangku wilayah di sekitar Solo, guna mematangkan skenario pengalihan jalur kendaraan berat selama pemasangan rel layang (elevated railway) di simpang Joglo.

Koordinasi itu dilakukan karena pengalihan jalur kendaraan belum berjalan efektif.

“Evaluasi pengalihan arus pada hari pertama atas Selasa (7/6/32022), masih banyak pengemudi kendaraan berat yang belum paham.

Baca Juga: Terdampak Proyek Rel Layang, Pasar Joglo Solo Segera Dibongkar

"Ada seratusan kendaraan berat golongan 3, 4 dan 5 yang terlanjur masuk rute pengalihan dan terpaksa kami minta putar balik," kata Kasi Manajemen Lalu Lintas Dishub, Mudo Prayitno.

Mayoritas kendaraan berat tersebut, lanjutnya, berasal dari arah timur Kota Solo atau Karanganyar.

Mudo menilai, pengalihan jalur kendaraan berat itu bisa lebih optimal jika disertai pengarahan lapangan dari petugas di wilayah tersebut.

Baca Juga: Kendaraan Berat Dilarang Lintasi Simpang Joglo Solo selama Konstruksi Rel Layang Dibangun

“Kendaraan berat yang terlanjur masuk simpang Joglo ini terlalu jauh kalau diputar balik ke gerbang Tol Kebakkramat Karanganyar. Maka solusi terbaiknya ya harus mulai dialihkan sejak dari Karanganyar. Makanya kami berkoordinasi dengan Dishub Karanganyar untuk pengalihan ini.”

Adapun kendaraan berat dari arah barat yang terlanjur masuk ke Jalan Ki Mangunsarkoro, dipaksa putar balik di simpang Komplang menuju Jalan Adi Sumarmo dan masuk ke gerbang Tol (GT) Ngemplak.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Shaggy Dog Bakal Meriahkan Tahun Baru di Wonogiri

Senin, 28 November 2022 | 19:21 WIB
X