Ganti Rugi Tanah Kas Desa Terdampak Proyek Tol Yogya-Solo, Disepakati Senilai Rp 161 Miliar

- Senin, 13 Juni 2022 | 19:05 WIB
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boyolali, Insan Adi Asmono. (SMSolo/Joko Murdowo)
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boyolali, Insan Adi Asmono. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Uang ganti rugi (UGR) untuk tanah kas desa (TKD) di wilayah Boyolali yang terkena proyek tol Yogya-Solo, telah disepakati.

Besaran ganti rugi sebesar Rp 161 miliar itu untuk 77 bidang TKD milik delapan desa yang terdampak.

TKD tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Banyudono dan Sawit. Ada pula dua balai desa yang terkena proyek tol tersebut,” ungkap Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Setda Boyolali, Insan Adi Asmono, Senin (13/6/2022).

Baca Juga: Proyek Tol Solo-Yogya, 136 Bidang Tanah Belum Dibebaskan

Dia menjelaskan, dua balai desa yang terkena poyek tol adalah Balai Desa Kuwiran Kecamatan Banyudono dan Balai Desa Guwokajen Kecamatan Sawit. Sehingga harus dibangun balai desa baru di tempat lain.

Ada pun TKD terdampak tol adalah empat bidang TKD milik Pemdes Banyudono yang berlokasi di Kuwiran, Banyudono. TKD terdampak seluas 7.460 meter persegi. Kemudian 26 TKD Desa Kuwiran seluas 36.559 meter persegi.

“Termasuk kantor desa yang ikut terdampak,” jelasnya.

Kemudian di Desa Jembungan, Banyudono, ada 20 TKD terdampak dengan luas mencapai 43.500 meter persegi.

Baca Juga: Tukang Bakso Masuk Jalan Tol Jakarta Tangerang. Hah, Kok Bisa?

Lalu Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit lahan terdampak sebanyak 11 bidang dengan luas 24.544 meter persegi.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X