PMK Terdeteksi di Solo, Penjual Hewan Kurban Diminta Sediakan Kandang Isolasi

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 07:28 WIB
Sejumlah sapi dilepasliarkan di kawasan TPA Putri Cempa Solo.  (SMSolo/Yusuf Gunawan)
Sejumlah sapi dilepasliarkan di kawasan TPA Putri Cempa Solo. (SMSolo/Yusuf Gunawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) diketahui menyerang dua sapi di Kecamatan Banjarsari, Solo.

Hal itu ditindaklanjuti Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertan KPP) Surakarta dengan mengintensifkan sosialisasi pencegahan penularan PMK ke berbagai pihak terkait.

“Kami sudah dua kali melakukan sosialisasi kepada takmir masjid di lima kecamatan. Apalagi saat ini menjelang Idul Adha,” terang Kepala Dinas Dispertan KPP, Eko Nugroho, Jumat (17/6/2022).

Baca Juga: Sapi yang Dibeli Peternak Solo dari Sragen Tularkan PMK

Dispertan KPP juga menyiapkan 60 petugas untuk memeriksa kondisi hewan kurban di tempat-tempat penjualan hewan.

“Terutama yang dadakan.”

Eko menerangkan, para pedagang juga akan diminta menyiapkan kandang khusus guna mengisolasi hewan kurban yang terpapar PMK.

“Ada teknik tertentu untuk memeriksanya. Kami terus sosialisasikan PMK ke pedagang dan kalau ditemukan kasus, kami minta ada kandang isolasi.”

Baca Juga: Antisipasi PMK, Ternak Kurban Bakal Diperiksa Tim Kesehatan. Pemkab Boyolali Siapkan Aturannya

Hewan kurban yang diperjualbelikan tersebut, juga harus disertai surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diterjang Arus Bengawan Solo, Jembatan Sesek Hanyut

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:25 WIB

Abipraya Arena Diluncurkan, Jadi Area Esport Jateng

Minggu, 25 September 2022 | 17:17 WIB
X