Apel Siaga Vaksin di Sukoharjo, Mentan Menegaskan 800 Ribu Dosis Vaksin Disiapkan

- Minggu, 19 Juni 2022 | 15:24 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo menyerahkan vaksin PMk pada Sekda Sukoharjo Widodo dalam Apel Siaga PMK dan Vaksinasi Perdana di Halaman Setda Sukoharjo. (SMSolo/Heru S)
Mentan Syahrul Yasin Limpo menyerahkan vaksin PMk pada Sekda Sukoharjo Widodo dalam Apel Siaga PMK dan Vaksinasi Perdana di Halaman Setda Sukoharjo. (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo memimpin Apel Siaga dan Vaksinasi Perdana Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Jawa Tengah, Sabtu (18/6).

Apel digelar di halaman kantor Pemkab Sukoharjo dan vaksinasi di kelompok ternak sapi Sumber Makmur di Dukuh Juron RT 2 RW 2 Desa Mertan Kecamatan Bendosari, Sukoharjo.

Mentan Syahrul Yasin Limpo usai memimpin apel dan vaksinasi PMK mengatakan, ada di Kabupaten Sukoharjo untuk memulai memasifkan upaya upaya memvaksinasi dalam rangka pencegahan PMK.

Baca Juga: Satu Jemaah Calon Haji asal Sragen Meninggal di Madinah

"Kita tentu berharap dengan segala kemampuan yang kita miliki, bersama bersama, sekali lagi kebersamaan menjadi penting antara Kementerian Pertanian, jajaran pemerintah provinsi, jajaran kabupaten dan bersama semua stakeholder lain dan perguruan tinggi, dan asosiasi terlibat didalamnya berkerjasama di lapangan," ujarnya.

Mentan berharap selain vaksin juga memperketat lalu lintas hewan. Yakni, hewan ternak boleh keluar dari tempat yang ditentukan tapi pakai sertifikat atau surat keterangan hewan.

"Gugus tugas kabupaten ini diatur. Jadi memang sudah terkena di 180 kabupaten. Khusus daerah merah akan dijaga penuh oleh gugus tugas yang ada. Dipantau menggunakan aplikasi memantau yang ada," lanjutnya.

Baca Juga: Boyolali Tak Boleh Datangkan Sapi dari Jatim

Syahrul Yasin Limpo melanjutkan, vaksin PMK yang ada akan dimaksimalkan. Berapapun kebutuhan vaksin PMK untuk Kabupaten Sukoharjo akan terpenuhi. Sebab pemerintah pusat sendiri sudah memiliki stok 800 ribu dosis vaksin PMK.

"Di Sukoharjo yang terkena hanya 700 ekor dan yang mati 4 ekor dan potong paksa 2 ekor. Jadi katanya mereka empon-empon bisa menyehatkan, tapi kita tidak berhenti sampai disitu. Semua upaya maksimal untuk mengatakan bahwa Sukoharjo dalam beberapa Minggu kedepan semua sudah tersuntik berarti sudah dianggap bebas PMK," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X