Cegah Penyebaran PMK, Pasar Hewan di Karanganyar Ditutup

- Minggu, 19 Juni 2022 | 17:34 WIB
Ilustrasi (SMSolo/pixabay)
Ilustrasi (SMSolo/pixabay)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Pasar hewan di Karanganyar ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan, sebagai langkah antisipasi mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Disdagnakerkop UKM) Karanganyar Martadi mengatakan, penutupan dilakukan mulai Kamis (16/6/2022).

Yakni setelah ada surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng, terkait pengendalian dan penanggulangan PMK di Karanganyar.

Baca Juga: PMK Terdeteksi di Solo, Penjual Hewan Kurban Diminta Sediakan Kandang Isolasi

"Penutupan dilakukan, sampai waktu yang belum ditentukan. Ini untuk mencegah penyebaran PMK, agar tidak semakin meluas," kata Martadi.

Kebijakan itu sudah disosialisasikan kepada pedagang. Selanjutnya, pengawasan di lapangan diserahkan kepada stakeholder terkait di pasar hewan.

Di Karanganyar, penjualan hewan ada di Pasar Hewan Karangpandan, Karanganyar dan Mojogedang.

Baca Juga: Sapi yang Dibeli Peternak Solo dari Sragen Tularkan PMK

Dari tiga pasar hewan tersebut, yang paling ramai ada di Kecamatan Karangpandan.

Mengenai penjualan hewan kurban di tepi jalan, Martadi mengatakan, akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pelarangannya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X