Konon Angker, Situs Candi Tampir di Musuk Mengenaskan

- Senin, 27 Juni 2022 | 05:10 WIB
Warga melihat kondisi pilar batu penanda Candi Tampir sudah dalam kondisi ambruk. (SMSolo/Joko Murdowo)
Warga melihat kondisi pilar batu penanda Candi Tampir sudah dalam kondisi ambruk. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Situs Candi Tampir di Desa/Kecamatan Musuk, Boyolali mendesak untuk diekskavasi. Saat ini kondisinya mengenaskan.

Situs tidak terawat, bahkan sekitarnya ditumbuhi semak belukar. Batuan candi juga berserakan dan dipenuhi lumut.

Bahkan pilar batu ciri utama situs, kini ambruk. Dikhawatirkan kondisi situs semakin hancur.

Baca Juga: Terlantar, Yoni dan Bangunan Diduga Candi di Tlawong Boyolali Mendesak Diselamatkan

Lokasi situs Candi Tampir ini memang tersembunyi di kebun warga. Letaknya persis di belakang SMPN 1 Musuk, Boyolali, sehingga tak tampak dari jalan. Untuk menuju lokasi, harus melalui jalan setapak.

Menurut Ketua Boyolali Heritage Society (BHS), Kusworo Rahadyan, sejak didata Belanda antara 1948 - 1953, hingga Februari 2022 kondisi pilar batu yang menjadi ciri utama situs Candi Tampir masih tegak berdiri.

“Tapi saat kami ke sana pada 19 Juni 2022 lalu, pilar batu itu sudah ambruk. Kelihatannya, ambruknya batu itu belum lama,” kata dia, Minggu (26/6/2022).

Baca Juga: Rencana Kenaikan Tarif ke Candi Borobudur Rp750 Ribu Ditunda

Dia mengungkapkan, situs itu memang tidak terawat sejak dulu. Informasi warga, konon lokasi tersebut angker.

Tim BHS dalam melakukan pendataan juga menemukan foto yang dibuat Jawatan Kepurbakalaan Belanda OD yang publish di digital library University of Leiden. Foto itu mirip dengan Candi Tampir.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kirab Budaya di Desa Sidomulyo, Ampel Boyolali, Meriah

Jumat, 9 September 2022 | 13:59 WIB
X