PMK Ternak di Sragen Mencapai 908 Kasus

- Senin, 27 Juni 2022 | 07:27 WIB
Data kasus PMK di Sragen. (SMSolo/dok)
Data kasus PMK di Sragen. (SMSolo/dok)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Total serangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ternak di Sragen telah mencapai 908 kasus.

Perinciannya, masih ada 456 kasus aktif, 11 kasus baru, 405 sembuh dan 47 ekor sapi yang mati.

Dari 20 kecamatan di Bumi Sukowati, 19 kecamatan masih menjadi daerah merah kasus PMK dan hanya Kecamatan Sragen yang menjadi daerah hijau.

Baca Juga: Berencana Beli Vaksin PMK, Pemkab Sragen Anggarkan Rp 500 Juta

Sekretaris Daerah (Sekda) Tatag Prabawanto mengatakan, data 908 kasus PMK itu berdasarkan laporan dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) sampai Minggu (26/6) pukul 15.00 WIB.

“Dari 47 sapi yang dicatat mati karena kasus PMK, 39 ekor di antaranya dipotong sebelum sapi-sapi itu mati,” kata Sekda.

Daerah dengan kasus PMK terbanyak adalah Kecamatan Sumberlawang dan Kedawung, masing-masing 99 kasus disusul Sambungmacan 98 kasus.

Baca Juga: Prioritas Sapi Perah Sehat, Boyolali Mulai Vaksinasi PMK Besok Pagi

Sementara yang paling sedikit Kecamatan Sragen dengan empat kasus.

Pemkab Sragen bakal membeli vaksin guna mengatasi mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang menyerang hewan ternak akhir-akhir ini. Besaran anggarannya Rp 500 juta dari Belanja Tidak Terduga (BTT).

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga Sragen Hati-hati! Kasus DBD Naik

Senin, 3 Oktober 2022 | 20:25 WIB

Polres Sragen akan Gelar Patroli Besar-besaran, Ada Apa?

Jumat, 30 September 2022 | 19:45 WIB

Penyaluran BLT Kompensasi BBM di Sragen Terus Dipantau

Senin, 19 September 2022 | 01:44 WIB

Kader PPP Sragen Tunggu Keputusan di Tingkat Pusat

Senin, 12 September 2022 | 06:00 WIB
X