Beberapa Ekor Sapi Pesanan Untuk Kurban di Klaten Mati, Karena PMK?

- Selasa, 28 Juni 2022 | 08:26 WIB
Beberapa ekor sapi pesanan untuk kurban di Kabupaten Klaten mati diduga karena PMK.  (pixabay/@pexels)
Beberapa ekor sapi pesanan untuk kurban di Kabupaten Klaten mati diduga karena PMK. (pixabay/@pexels)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Sapi pesanan yang rencananya akan digunakan untuk kurban pada Idul Adha mendatang mati.

Diduga karena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Akibatnya, peternak pun rugi puluhan juta.

Kematian ternak akibat sakit dialami jamaah masjid At Taqwa Desa Tegalyoso, Klaten Selatan, Klaten. Pada rapat panitia kurban 2022, Takmir Masjid mengumumkan bila sapi pesanan mati karena sakit.

Baca Juga: Tak Terima Ibu Diolok-olok, Pemuda Di Nganjuk Bacok Tetangga

Awalnya, satu sapi sakit dan mati. Tak berapa lama, satu sapi yang lain juga menyusul sakit. Sapi dipesan dari peternak bernama Adi warga Desa Gemampir, Kecamatan Karangnongko, Klaten, beberapa bulan sebelumnya.

"Kami biasa pesan dua sapi di Mas Adi setiap Idul Adha, tapi kemarin ngabari kalau sapinya mati satu, yang satu sakit. Tapi kami belum bayat DP, jadi harus cari sapi lain,’’ kata Ketua Takmir Masjid At Taqwa, Rody Hanan Wibowo.

Baca Juga: Belasan Suporter Diamankan Tim Sparta, Bawa Puluhan Botol Miras di Stadion Manahan Solo

Hal yang sama dialami jamaah masjid Kampung Banyuanyar, Desa Gayamprit, Klaten Selatan. Kedua sapi pesanannya juga mati.

"Sapi pesanan masjid kampung tetangga kabarnya juga mati karena PMK, tapi kami belum tahu yang sebenarnya,’’ ujar Reza warga Tegalyoso.

Sementara itu, Mas Adi peternak sapi warga Gemampir, Karangnongko membenarkan bahwa ada 2 ekor sapinya yang mati karena sakit, diduga PMK. Sedangkan 4 ekor sapi lainnya sakit dan tidak bisa berdiri.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Musim Hujan, Klaten Gelar Apel Siaga Bencana

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:05 WIB

Yaspim Klaten Gelar Aksi 'September Ceria 2022'

Senin, 26 September 2022 | 21:37 WIB
X