Jelang Idul Adha, Ternak Terjangkit PMK di Sukoharjo Tembus 1.000 Kasus

- Selasa, 28 Juni 2022 | 15:40 WIB
Menjelang Idul Adha, kasus PMK di Kabupaten Sukoharjo tembus 1.000. (Pixabay/Christian B)
Menjelang Idul Adha, kasus PMK di Kabupaten Sukoharjo tembus 1.000. (Pixabay/Christian B)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sukoharjo tembus 1.000.

Total ada sebanyak 1.035 kasus PMK. Perinciannya sebanyak 99 ekor temuan kasus baru, 851 ekor ternak sakit, 71 ekor sembuh, sepuluhan dipotong paksa dan empat ekor mati.

Dua kecamatan, yakni Kecamatan Gatak dan Kartasura untuk sementara masih steril alias belum ditemukan kasus PMK pada hewan ternak. Sedangkan sepuluh kecamatan lainnya sudah ada temuan kasus PMK.

Baca Juga: Beli Pertalite dan Solar Pakai Aplikasi MyPertamina, Bagaimana Cara Daftarnya?

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Arif Rahmanto mengatakan, penyebaran PMK di Sukoharjo terus terjadi mendekati Hari Raya Idul Adha.

Penutupan pasar hewan dan vaksinasi menjadi langkah yang saat ini dilakukan oleh Pemkab Sukoharjo.

Baca Juga: Antisipasi PMK, Peternak Sapi di Boyolali Gunakan Jamu Herbal

"Vaksinasi PMK diprioritaskan pada hewan sehat dulu dizona hijau," kata Arif, saat dihubungi wartawan, Selasa (28/6/2022).

Terkait dengan vaksin, Arif menjelaskan Sukoharjo menerima kiriman vaksin PMK kedua sebanyak 2.000 dosis. Sehingga total sudah 2.100 dosis vaksin tiba di Sukoharjo.

"300 dosis diantaranya sudah disuntikkan pada ternak sesuai dengan prioritas yang ditentukan oleh dinas."

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Densus Ciduk Terduga Teroris di Sukoharjo

Kamis, 1 Desember 2022 | 11:50 WIB
X