Terinfeksi PMK, Daging Ternak Aman Dikonsumsi? Ini kata Pakar Food Safety

- Selasa, 28 Juni 2022 | 18:11 WIB
Daging ternak yang terinfeksi PMK menurut pakar masih amanuntuk dikonsumsi. (pixabay.com @italo_nob)
Daging ternak yang terinfeksi PMK menurut pakar masih amanuntuk dikonsumsi. (pixabay.com @italo_nob)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Makin maraknya penyakit mulut dan kuku (PMK) jelang Idul Adha membuat masyarakat semakin was-was.

Kekhawatiran itu tak lepas dari pertanyaan apakah daging hewan ternak yang sudah terinfeksi PMK masih aman atau tidak untuk dikonsumsi.

Pakar keamanaan pangan atau food safety Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Muhammad Zukhrufuz Zaman menegaskan PMK adalah penyakit yang bersifat nonzoonosis. Alias tidak ada transmisi dari hewan ke manusia.

Baca Juga: Ganja Untuk Medis, MUI Akan Siapkan Fatwa

"Artinya, bagi manusia ini tidak masalah. Lain halnya dengan Covid-19. Penyakit itu sifatnya zoonosis, memang ada transmisi dari hewan ke manusia. Tapi untuk PMK ini tidak ada transmisi itu. Catatannya sampai saat ini belum ada yang signifikan tentang transmisi dari hewan ke manusia," jelasnya

Otomatis, daging yang didapatkan dari hewan yang terinfeksi PMK sebenarnya aman dikonsumsi.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Ternak Terjangkit PMK di Sukoharjo Tembus 1.000 Kasus

Tapi Zukhrufuz menegaskan tidak semua bagian daging bisa dikonsumsi secara aman dari hewan ternak yang sudah terkena virus PMK. Bagian dagingnya, masih boleh dikonsumsi.

Tapi hindari bagian mulut atau cungur, bagian kaki atau kikil, bagian jerohan seperti babat, limpa, hati, dan lain sebagainya.

"Bagian-bagian itu perlu dihindari karena ada kemungkinan virus PMK beredar dan berkembang di organ tersebut. Sehingga sebisa mungkin tidak dikonsumsi bagian itu," paparnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Sejarah RSJD Solo yang Dulu Bernama Mangunjayan

Jumat, 5 Agustus 2022 | 14:21 WIB

Inilah Keutamaan-keutamaan Puasa Asyura

Jumat, 5 Agustus 2022 | 11:45 WIB
X