Total Kasus PMK di Klaten Capai 1995 Ekor

- Selasa, 28 Juni 2022 | 22:30 WIB
Petugas DKPP Klaten bersama aparat kepolisian memeriksa hewan ternak. (SMSolo/dok)
Petugas DKPP Klaten bersama aparat kepolisian memeriksa hewan ternak. (SMSolo/dok)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Dalam beberapa hari terakhir, jumlah sapi yang sembuh dari suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Klaten mengalami penurunan, jauh di atas jumlah suspek baru.

Menurut data terakhir yang dirilis Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten Selasa 28 Juni 2022 hingga pukul 17.00 WIB. jumlah suspek baru tercatat hanya 8 ekor, sedangkan sapi yang sembuh mencapai 49 ekor.

"Penambahan suspek hari ini 8 ekor, jadi total ada 812 ekor suspek PMK. Sedangkan jumlah sapi yang sembuh 49 ekor, jadi total ada 791 yang sembuh,'' kata Kepala DKPP Klaten, Ir Widiyanti MSi, Selasa (28/6/22) sore.

Baca Juga: Layani Pembelian Pertalite untuk Mobil Modifikasi, SPBU di Kudus Kena Sanksi

Di harapan hari-hari ke depan, jumlah sapi yang sembuh jauh melebihi kasus suspek baru, sehingga kondisi PMK di Klaten semakin terkendali.

Hal itu sejalan dengan dilakukannya vaksinasi PMK, mulai hari ini sampai 2 Juli 2022 mendatang.

Sebelumnya Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan, PMK pertama kali ditemukan di Klaten 11 Mei 2022 dengan 4 sapi positif PMK, semuanya sudah sembuh setelah diobati.

Baca Juga: UNS Raih Dua Penghargaan Indikator Kinerjanya Utama dari Kemendikbudristek

"Hingga Senin (27/6/22) sore, total jumlah sapi suspek PMK di Klaten mencapai 1995 ekor tersebar di 20 kecamatan. Dari jumlah itu 722 sudah sembuh, sehingga total suspek tersisa 853 ekor,'' kata Bupati, Selasa siang.

Diharapkan kasus tidak akan mengalami lonjakan, seiring dengan dibukanya kembali pasar-pasar hewan di Klaten. Kebijakan itu dilakukan agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan hewan kurban menjelang Idul Adha.

Baca Juga: Besuk, 7 Pasar Hewan Klaten Dibuka Lagi dengan SOP Ketat

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X