Vaksinasi PMK di Solo Terkendala Ternak yang Dilepasliarkan

- Rabu, 29 Juni 2022 | 19:26 WIB
Sejumlah sapi dilepasliarkan di kawasan TPA Putri Cempa Solo.  (SMSolo/Agustinus Ariawan)
Sejumlah sapi dilepasliarkan di kawasan TPA Putri Cempa Solo. (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap sapi-sapi di Solo terkendala keberadaan hewan ternak yang dilepasliarkan pemiliknya.

Sebab petugas Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan (Dispertan KPP) Surakarta kesulitan mengetahui kondisi kesehatan hewan-hewan tersebut.

“Sesuai peraturan, vaksinasi hanya dilakukan kepada ternak yang sehat. Hewan yang kena PMK, sedang proses penyembuhan atau sudah sembuh, sudah punya kekebalan terhadap PMK. Jadi tidak perlu vaksinasi,” terang Kepala Dispertan KPP Eko Nugroho, Rabu (29/6/2022).

Baca Juga: Sapi yang Dibeli Peternak Solo dari Sragen Tularkan PMK

Sedangkan untuk hewan ternak yang dilepasliarkan, petugas sulit mendapatkan informasi dari pemiliknya. “Kebanyakan kami nggak tahu keluhannya. Jadi lebih sulit untuk melakukan vaksinasi.”

Sejak dua hari terakhir, Dispertan KPP telah memberikan vaksin PMK kepada 35 sapi.

“Vaksinasi tahap pertama, kami menerima vaksin untuk 100 ekor dari provinsi. Kalau dihitung dari populasi sapi sekitar 300 ekor, jumlah vaksin itu masih kurang. Kami masih menunggu untuk pengiriman vaksin tahap kedua.”

Baca Juga: Beberapa Ekor Sapi Pesanan Untuk Kurban di Klaten Mati, Karena PMK?

Vaksinasi itu hanya dilakukan terhadap sapi.

“Untuk kambing belum ada arahan. Saat ini baru sapi, baik sapi perah maupun sapi potong,” kata dia.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Woro, Nella dan Paramitha Bakal Tampil di Purbayan

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:30 WIB

LAPAN RI Jateng Desak Hentikan Semua Penambangan

Rabu, 30 November 2022 | 21:16 WIB

Pospenas Solo, Banyak Siswa Antusias Ikut Lomba Pidato

Jumat, 25 November 2022 | 10:10 WIB
X