113 Anak Papua dan Papua Barat Digembleng Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Setukpa Lanud Adi Soemarmo

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 16:56 WIB
Peserta Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dari Papua dan Papua Barat berfoto bersama, usai upacara pembukaan kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi Peserta Didik ADEM di Setukpa Lanud Adi Soemarmo Solo, Sabtu (2/7). (SMSolo/Irfan Salafudin) (SMSolo/Irfan Salafudin)
Peserta Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dari Papua dan Papua Barat berfoto bersama, usai upacara pembukaan kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi Peserta Didik ADEM di Setukpa Lanud Adi Soemarmo Solo, Sabtu (2/7). (SMSolo/Irfan Salafudin) (SMSolo/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Sebanyak 113 peserta didik kelas X dari Papua dan Papua Barat mengikuti kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi Peserta Didik Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) di Setukpa Lanud Adi Soemarmo Solo.

Selama enam hari antara 1-6 Juli, mereka akan digembleng oleh sejumlah pemateri dengan berbagai materi tentang Pancasila, Wawasan Kebangsaan, nilai-nilai bela negara, hingga motivasi belajar.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) Kemendikbudristek, bekerja sama dengan Yayasan Damayu, dengan dukungan dari Staff Khusus Presiden, TNI AD, TNI AL dan TNI AU, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi.

Baca Juga: Dua Keluarga Anak Difabel Bawa Tumpeng Temui Kapolres Klaten. Ada apa?

Direktur PMPK Dr Samto secara resmi membuka kegiatan tersebut, Sabtu (2/7), di Balai Prawiratama Setukpa Lanud Adi Soemarmo.

Dr Samto mengungkapkan, kegiatan ADEM itu adalah pembekalan untuk anak-anak Papua dan Papua Barat yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA.

"Mereka dibekali dengan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, agar memiliki jiwa kebangsaan Indonesia Raya yang utuh," jelasnya.

Baca Juga: Pencucian Uang Makin Marak, BPR Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Tahun ini, ada 600-an peserta ADEM dari Papua dan Papua Barat, yang mengikuti kegiatan pembekalan di Bandung, Surabaya, Bali dan Solo.

"Selama sepekan mereka digembleng, setelah itu dikirim ke sekolah masing-masing di enam provinsi, yakni Banten, Jabar, Jateng, DI Yogyakarta, Jatim dam Bali. Untuk yang mengikuti pembekalan di Solo, akan dikirim ke SMA di wilayah Jateng dan Yogyakarta," katanya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nakes di Karanganyar Mulai Divaksin Booster Kedua

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Baru Keluar dari Garasi, Brio Nyungsep ke Sungai

Kamis, 28 Juli 2022 | 20:25 WIB

Obat-obatan Senilai Rp983 Juta Kedaluwarsa

Kamis, 28 Juli 2022 | 19:52 WIB
X