Mewek, Anak di Bawah Umur Naik Sepeda Motor Ditilang Polisi

- Minggu, 3 Juli 2022 | 06:29 WIB
Bocah SD menangis saat dihentikan polisi karena mengendarai sepeda motor di jalan raya dan tak mengenakan helm. (SMSolo/tangkapan layar)
Bocah SD menangis saat dihentikan polisi karena mengendarai sepeda motor di jalan raya dan tak mengenakan helm. (SMSolo/tangkapan layar)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Dua bocah di bawah umur mewek, menangis keras saat diberhentikan aparat Satlantas Polres Klaten.

Mereka ditilang karena mengendarai sepeda motor Honda Beat AD 3404 EHC warna merah di jalan raya dan tidak memakai helm.

Mereka tidak mau dibawa polisi ke pospam Prambanan dan mengatakan takut digebuki. Polisi yang berada di dekatnya terlihat santai dan berusaha menenangkan dua bocah yang masih duduk di bangku SD itu.

Kedua polisi itu tampak berusaha memberi pengertian kepada dua bocah itu, bahwa tidak boleh mengendarai sepeda motor di jalan raya bila belum mempunyai SIM, apalagi tidak mengenakan helm.

Baca Juga: Miris, Klitih Masuk Boyolali. Pelaku Anggota Geng Masih di Bawah Umur

Video yang memperlihatkan kedua bocah laki-laki itu menangis di depan dua aparat Satlantas disaksikan beberapa warga itu beredar di media sosial luas sejak, Jumat 1 Juli 2022.

Kasat Lantas Polres Klaten AKP Muhammad Fadlan membenarkan adanya dua bocah di bawah umur yang diamankan karena mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm pelindung.

Dalam pengakuannya pada polisi, anak-anak itu mengendarai sepeda motor dari rumahnya di Kecamatan Manisrenggo menuju ke Kecamatan Prambanan, katanya akan membeli burung.

Baca Juga: Pengusaha Kuliner di Solo Cabuli Anak di Bawah Umur. Modusnya, Dijanjikan Biaya Sekolah

''Dari Manisrenggo ke Prambanan kan jauh dan mereka tidak pakai helm, jadi terpaksa kami amankan. Orangtuanya kami panggil dan diberikan pembinaan, agar tidak membiarkan anak-anak kecil naik motor, apalagi tidak pakai helm,'' kata Kasat Lantas.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X