Komisi II DPRD Sukoharjo Minta Persoalan Pasar Ir Soekarno Segera Diselesaikan

- Senin, 4 Juli 2022 | 15:48 WIB
Deretan kios di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo.  (SMSolo/Heru S)
Deretan kios di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo. (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Komisi II DPRD Kabupaten Sukoharjo meminta agar Pemkab segera menyelesaikan persoalan Pasar Ir Soekarno.

Khususnya terkait dengan menyelesaikan pembayaran pada pihak rekanan dalam hal ini PT Ampuh berdasarkan keputusan pengadilan yang sudah incracht. Hal itu bertujuan agar persoalan itu tidak membebani APBD.

"Persoalan ini sudah cukup lama tetapi hingga hari ini belum selesai. Karena itu Komisi II meminta agar persoalan ini segera diselesaikan," tegas Ketua Komisi II DPRD Sukoharjo, Dahono Marlianto.

Baca Juga: Yogyakarta Masih Mencekam, Jalan Babarsari Ditutup

Permintaan komisi II itu mencuat dalam rapat hasil pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021.

"Kalau persoalan ini tidak segera selesai akan menjadi sorotan BPK dan jumlah yang akan dibayar juga terus bertambah."

Berdasarkan informasi yang ada, hingga saat ini nilai yang harus dibayarkan Pemkab Sukoharjo berdasarkan keputusan pengadilan ditambah dengan denda berkisar antara Rp9 miliar.

Baca Juga: Jokowi Telah Kantongi Nama Pengganti Tjahjo Kumolo? Ini Kata Mahfud MD

Di satu sisi, Pemkab Sukoharjo juga berpegang pada LHP BPK dimana PT Ampuh juga harus memenuhi kewajiban sekitar Rp8 miliar.

Dimintai tanggapan terkait hal itu, Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi mengatakan, kasus ini akan menemui titik temu kalau Pemkab dan PT Ampuh duduk bersama.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X