Peringatan! TPA Winong Boyolali Terancam Penuh

- Rabu, 6 Juli 2022 | 14:02 WIB
Pemkab Boyolali menutup TPA liar di Desa Nepen. Tumpukan sampah diangkut ke TPA resmi di Winong, Boyolali Kota. ( SMSolo/Joko Murdowo)
Pemkab Boyolali menutup TPA liar di Desa Nepen. Tumpukan sampah diangkut ke TPA resmi di Winong, Boyolali Kota. ( SMSolo/Joko Murdowo)

Tak hanya itu saja, DLH Boyolali menggencarkan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.

Sampah yang bisa dimanfaatkan seperti botol dan plastik atau besi yang tak terpakai bisa dikumpulkan untuk dijual atau diberikan kepada pemulung.

“Kemudian sampah organik bisa diolah jadi pupuk. Langkah ini selain mengurangi volume sampah juga sekaligus mengurangi pemakaian pupuk kimia,” ujar Wiwis.

Baca Juga: TPA Sukosari Overload, Pemkab Karanganyar Akan Menutupnya Segera

Diakuinya, masalah sampah semakin hari semakin berat. Bahkan, belakangan muncul TPA liar.

Terakhir, TPA liar di Desa Nepen Kecamatan Teras dikeluhkan karena mengganggu masyarakat sekitar. Tumpukan sampahnya juga pernah longsor ke sungai.

“Sehingga TPA itu akhirnya terpaksa kami tutup paksa,” jelasnya.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X