Wacana Solo Diberi Jadi Daerah Otonomi Khusus Kini Digulirkan

- Rabu, 6 Juli 2022 | 19:27 WIB
BRM Kusumo Putro mengecek tembok Keraton Kartasura yang roboh dibuldoser dengan alat berat. (SMSolo/dok)
BRM Kusumo Putro mengecek tembok Keraton Kartasura yang roboh dibuldoser dengan alat berat. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Wacana Solo menjadi daerah otonomi khusus, digulirkan.

Wacana mengenai Daerah Istimewa Surakarta (DIS), beberapa tahun lalu sempat ramai diperbincangkan berbagai pihak.

"Wacana agar Kota Solo dikembalikan ke DIS, sempat saya dengar beberapa waktu terakhir. Semestinya pemerintah memang bisa memberikan otonomi khusus untuk Solo, ketika DIS tidak diberikan," kata Ketua Umum Forum Budaya Mataram (FBM) Kota Surakarta, BRM Kusumo Putro, Rabu (6/7/2022).

Baca Juga: Soal Daerah Istimewa Surakarta, Bupati Boyolali Tunggu Pusat

Dia menambahkan, bergabungnya Keraton Surakarta dan Pura Mangkunegaran ke pangkuan NKRI pada 6 September 1945, dibuktikan dengan keluarnya Maklumat Paku Buwono (PB) XII dan Mangkunegoro (MN) VIII.

Saat itu, PB XII dan MN VIII secara tegas menyebut NKRI sebagai penerus cita-cita para pendahulu untuk mewujudkan negara besar.

Kota Solo, kata Kusumo, layak menjadi daerah otonomi khusus apabila DIS tidak terwujud.

Baca Juga: Ekskavator Perusak Benteng Keraton Kartasura Raib!

Menurutnya, otonomi khusus adalah perlakuan khusus bagi wilayah atau daerah karena karakteristik tertentu yang dimilikinya.

"Kota Solo memenuhi unsur karakteristik tersebut. Solo menjadi punjering atau pusatnya kebudayaan Jawa, bahkan Solo jauh lebih tua dari DIY," tandasnya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Woro, Nella dan Paramitha Bakal Tampil di Purbayan

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:30 WIB

Densus Ciduk Terduga Teroris di Sukoharjo

Kamis, 1 Desember 2022 | 11:50 WIB
X