Jelang Kurban, Perajin Pisau Ikut Ketiban Rezeki

- Kamis, 7 Juli 2022 | 14:52 WIB
Seorang pande besi memilihkan pisau untuk seorang ibu yang datang di lapaknya di Pasar Pengging, Kecamatan Banyudono.  ( SMSolo/Joko Murdowo)
Seorang pande besi memilihkan pisau untuk seorang ibu yang datang di lapaknya di Pasar Pengging, Kecamatan Banyudono. ( SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Pande besi di Boyolali ketiban rezeki menjelang Hari Raya Idul Adha. Ya, permintaan aneka pisau buatan para perajin ini melonjak tajam.

Seperti terlihat di Pasar Pengging, Kecamatan Banyudono pada hari pasaran Wage, Kamis (7/7/2022).

Banyaknya masyarakat yang akan melakukan penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha nanti, menjadikan penjualan pisau meningkat hingga 50 persen.

Baca Juga: Asal Sehat, Hewan Kurban yang Belum Divaksin Tetap Boleh Disembelih

Sumarno salah satu pande besi mengatakan di hari pasaran Wage, pisau buatannya cukup laris. Bahkan, belum setengah hari dia buka lapak pande besinya, sudah puluhuan pisau terjual.

“Kalau 20 biji yang terjual, ya lebih,” ujarnya.

Sumarno bersama rekannya membuat berbagai bentuk dan ukuran pisau. Mulai dari pisau kecil hingga besar.

Pisau itu dia jual mulai harga Rp 70.000 – Rp 170.000/buah. Perajin asal Delanggu, Klaten itu juga membuat sabit.

Baca Juga: Wabah PMK Merebak, Ini Imbauan untuk Panitia Kurban

“Sebagian lagi datang untuk menserviskan pisau agar lebih tajam seperti pisau baru,” tuturnya.

Sumarno menyebut, ongkos servis atau reparasi pisau ini tergantung pada ukuran dan tingkat kerumitan pisau yang mau di servis.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X