Bangunan Kuno yang Dijebol di Singopuran Ternyata Benteng Ndalem Patih Keraton Kartasura

- Jumat, 8 Juli 2022 | 14:20 WIB
Benteng Ndalem Patih Keraton Kartasura di Desa Singopuran dijebol, Jumat (8/7). (SMSolo/Sri Hartanto)
Benteng Ndalem Patih Keraton Kartasura di Desa Singopuran dijebol, Jumat (8/7). (SMSolo/Sri Hartanto)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Bangunan yang dibuldozer di Desa Singopuran Kecamatan Kartasura pada Jumat (8/7) ternyata merupakan Benteng Ndalem Patih Keraton Kartasura.

Bangunan tersebut, tercatat sebagai Obyek yang Diduga Benda Cagar Budaya (ODCB).
Benteng yang telah dijebol sepanjang 26 meter, tinggi 3,3 meter, lebar benteng sekitar 75 cm.

"Setelah kami menerima laporan dari warga terkait adanya pembongkaran tembok ndalem patih keraton kartasura yang berada di Desa Singopuran, kemudian kami mengamankan lokasi dan memasang police line. Untuk penanganan kasusnya akan dilakukan oleh penyidik PPNS Balai Pelestarian Benda Cagar Budaya (BPCB)," jelas Kapolsek Kartasura, AKP Mulyanta, di lokasi kejadian.

Baca Juga: Jemaah Haji Asal Kabupaten Pemalang Wafat di Tanah Suci

Petugas Polsek Kartasura memasang garis polisi di sekitar lokasi tembok yang dijebol untuk mengamankan TKP dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam kesempatan yang sama, diamankan alat berat jenis back hoe yang digunakan untuk menjebol tembok Ndalem Kepatihan yang berada di Singopuran tersebut. 

Dijelaskan Kapolsek, perihal lahan konon kabarnya sudah beralih dari pemilik asli hingga pembeli yang ketiga, jadi lahan sudah berpindah tangan dari Ndalem Kepatihan Keraton Kartasura ke perseorangan.

Baca Juga: Perusakan Benda Cagar Budaya Kembali Terjadi di Sukoharjo. Kali ini di Desa Singopuran Kartasura

Pemilik lahan yang sekarang bernama Sudino (67) beralamat Kramat Lubang Buaya 3/2 Kel. Lubang Buaya Jakarta Timur, tinggal di Demangan Sambi. Boyolali.

Adapun lahan yang dikelilingi benteng seluas 5000 m2. Lahan yang didalamnya ada rumah joglo dibeli Sudino dari Asih Sumaryo sekitar 5 tahun yang lalu, dengan harga Rp5 miliar.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X