Manfaatkan Teknologi untuk Potong Tulang Sapi, Kurban di Masjid Al Mabrur

- Minggu, 10 Juli 2022 | 17:10 WIB
Gergaji listrik yang sudah dimodifikasi digunakan untuk memotong tulang-tulang sapi kurban di Masjid Al Mabrur Banyuanyar, Banjarsari, Solo, Minggu (10/7/2022). (SMSolo/Setyo Wiyono)
Gergaji listrik yang sudah dimodifikasi digunakan untuk memotong tulang-tulang sapi kurban di Masjid Al Mabrur Banyuanyar, Banjarsari, Solo, Minggu (10/7/2022). (SMSolo/Setyo Wiyono)

"Modifikasi antara lain pada kerangka penumpu gergaji, serta penjepit tulang yang akan dipotong kecil-kecil.

Baca Juga: Di Boyolali, Ditemukan Sapi Kurban Idap Cacing Hati

"Kalau tidak dijepit, cukup berbahaya karena tenaga gergajinya juga kencang," kata Mino Hadi Saputro, guru SMK PGRI 1 yang juga pengurus Masjid Al Mabrur.

Kerasnya tulang-tulang kerangka sapi itu ternyata berefek pada peralatan tersebut.

"Selama enam tahun, sejak 2016 menggunakan alat itu, sudah dua kali ganti cutting, karena mata gergajinya putus. Padahal harganya cukup mahal, sebuah Rp 600 ribuan," tutur Mino.

Harga satu unit gergaji itu juga relatif mahal, lebih dari Rp 3 juta saat pertama kali beli.

Baca Juga: Mau Disembelih, Sapi Kurban di Solo Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter

Menurut Wiyono, karena jumlah hewan kurban di Masjid Al Mabrur terus bertambah, takmir dan pengurus masjid kemudian memutuskan membeli satu unit lagi. Harganya sudah lebih murah, yakni Rp 2,85 juta.

"Meski sudah terbantu gergaji listrik untuk memotong tulang menjadi kecil-kecil, tapi tetap dibantu memotong manual untuk kerangka sapi yang masih besar," tutur Wiyono, didampingi ketua panitia kurban Masjid Al Mabrur, Adi Mardi Harnanto.

Selain didukung teknologi pemotong tulang, Masjid Al Mabrur juga memiliki jamaah yang mahir menyembelih hewan kurban.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LAPAN RI Jateng Desak Hentikan Semua Penambangan

Rabu, 30 November 2022 | 21:16 WIB

Pospenas Solo, Banyak Siswa Antusias Ikut Lomba Pidato

Jumat, 25 November 2022 | 10:10 WIB
X