Jekek Resmi Tutup Seluruh Obyek Wisata Wonogiri, Juga Larang Kerumunan Hajatan

- Kamis, 17 Juni 2021 | 19:45 WIB
MEMERIKSA SPESIMEN : Petugas memeriksa spesimen tes swab di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. (SMSolo/Khalid Yogi) (Khalid Yogi)
MEMERIKSA SPESIMEN : Petugas memeriksa spesimen tes swab di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. (SMSolo/Khalid Yogi) (Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Pemkab Wonogiri akhirnya juga mengeluarkan kebijakan remsi untuk menekan penyebaran Covid-19.

Bupati Joko ''Jekek'' Sutopo menutup seluruh objek wisata, melarang hajatan yang bersifat resepsi, dan melarang pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun dan Stadion Pringgondani Wonogiri.

Pelaksanaannya mulai Kamis (17/6/2021) sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Baca Juga: Pedagang Pasar Kepoh : Tadi Pak Polisi dan Pak Tentara ke Sini Bilang Pasar Ditutup

Larangan itu tertuang dalam surat edaran edaran (SE) Bupati no 443,2/3545 tentang penutupan sementara obyek wisata dan SE no 443.2/3544 tentang pembatasan sementara kegiatan sosial budaya.

Adapun resepsi, hajatan, tasyakuran, perayaan dan segala bentuk kegiatan yang menimbulkan kerumunan orang dilarang.

"Wisata kami tutup sementara dan hajatan tidak diperbolehkan," katanya.

Baca Juga: Breaking News : Satu Kasir Positif, Swalayan Mitra Karanganyar Ditutup

Hajatan pernikahan hanya boleh dilaksanakan dalam bentuk prosesi ijab kabul.

Itu pun cuma boleh dilaksanakan di balai nikah, Kantor Urusan Agama (KUA), atau tempat-tempat yang telah disediakan pemerintah kecamatan setempat.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Wonogiri Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:17 WIB

Warga Peduli AIDS Wonogiri Dihidupkan Lagi

Sabtu, 3 Desember 2022 | 08:23 WIB

Duh, Delapan Ibu Hamil di Wonogiri Terpapar HIV

Rabu, 30 November 2022 | 21:16 WIB

Shaggy Dog Bakal Meriahkan Tahun Baru di Wonogiri

Senin, 28 November 2022 | 19:21 WIB

Desa Keloran Selogiri Gelar Simulasi Pilkades

Jumat, 25 November 2022 | 18:48 WIB
X