Dinkes Boyolali akan Sisir Sekolah dan Ponpes Untuk Vaksin Booster

- Rabu, 13 Juli 2022 | 19:10 WIB
Takut disuntik vaksin, seorang siswa SMKN 1 Banyudono menutup mukanya dengan tangan, beberapa waktu lalu. (SMSolo/Joko Murdowo)
Takut disuntik vaksin, seorang siswa SMKN 1 Banyudono menutup mukanya dengan tangan, beberapa waktu lalu. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Boyolali Teguh Tri Kuncoro turut membenarkan kebijakan syarat vaksin booster untuk dapat pelayanan publik.

Menurutnya dengan kebijakan itu, setiap pengunjung Dinkes yang belum booster disarankan untuk booster.

 Baca Juga: Mau Urus KTP hingga Surat Nikah di Boyolali Syaratnya Vaksin Booster Dulu

Tidak berhenti di situ, petugas puskesmas juga akan menyisir sekolah-sekolah dan pondok pesantren guna mendata anak yang sudah berusia di atas 18 tahun. Tujuannya untuk diberikan vaksin booster.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Kasus Penembakan Brigadir J Banyak Kejanggalan

“Untuk capaian vaksin booster hingga kini sudah mencapai 20,3 persen. Dan jumlah ini akan meningkat terus karena vaksin booster terus dilakukan,” katanya, Rabu (13/7).

Terkait persediaan vaksin Covid-19 dosis ketiga, Teguh menyatakan saat ini tersedia vaksin jenis Pfizer. Pihaknya dalam pekan ini akan mengajukan bantuan vaksin Moderna ke Pemprov Jateng. **

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Boyolali Godok Perda Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 29 November 2022 | 16:30 WIB

Puluhan Umat Hindu Bali Kunjungi Boyolali, Ini Tujuannya

Minggu, 27 November 2022 | 13:50 WIB
X