Suntikan Baru pada 1.896 Sapi, Vaksinasi PMK Tahap II Boyolali Tunggu Droping

- Senin, 18 Juli 2022 | 14:28 WIB
Petugas menyuntikkan vaksin PMK pada ternak sapi di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Petugas menyuntikkan vaksin PMK pada ternak sapi di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Pemkab Boyolali belum bisa melanjutkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi.

Saat ini, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali masih menunggu dropping vaksin tahap II.

“Kami masih menunggu droping vaksin dari Pusat. Vaksin PMK tahap I baru menyasar (suntikan) 1.896 ekor,” ujar Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakan Boyolali, Afiany Rifdania, Senin (18/7/2022).

Baca Juga: 1.900 Dosis Vaksin PMK Telah Disuntikkan di Boyolali

Dia menjelaskan, sebenarnya Disnakan sudah mengajukan permintaan vaksin tahap II.

“Kami tanyakan ke Provinsi ternyata juga menunggu dari Pusat. Jadi masih menunggu importasi masuk dulu yang 2,2 juta dosis vaksin untuk seluruh Indonesia.”

Afiany mengakui, sapi perah di Boyolali yang terpapar PMK cukup banyak, bahkan lebih dari 90 persen.

Baca Juga: Pasar Hewan Prambanan Masih Sepi. Takut Sapi Kena PMK, Pilih Beli Kambing

Kebutuhan Boyolali untuk prioritas tahap I mencapai 138.569 ekor sapi. Rinciannya, sapi perah betina 31.730 ekor, sapi perah dara 19.742 ekor, sapi perah betina anakan 7.220 ekor, sapi potong betina dewasa 52.196 ekor.

Kemudian sapi potong dara 14.554 ekor dan sapi potong betina anakan sebanyak 13.127 ekor. Dari jumlah tersebut, vaksin PMK tahap I baru menyasar 1.896 ekor sapi.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Boyolali Godok Perda Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 29 November 2022 | 16:30 WIB

Puluhan Umat Hindu Bali Kunjungi Boyolali, Ini Tujuannya

Minggu, 27 November 2022 | 13:50 WIB
X