Tertipu Jual Beli Online Sebesar Rp3 Miliar, Ibu Muda di Boyolali Lapor Polisi

- Kamis, 21 Juli 2022 | 17:00 WIB
Debbie Ratnasari menunjukkan bukti laporan dugaan penipuan jual beli online yang membuatnya rugi Rp3,3 miliar ke Polres Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)
Debbie Ratnasari menunjukkan bukti laporan dugaan penipuan jual beli online yang membuatnya rugi Rp3,3 miliar ke Polres Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

 

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com – Nasib apes dialami Debbie Ratnasari (30) warga Dukuh Rogomulyo, Desa/Kecamatan Teras, Boyolali.

Dia menjadi korban penipuan jual beli online. Tak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami ibu muda ini mencapai Rp3,3 miliar.

Menurut Debbie, kejadian bermula pada bulan Januari 2022. Dia yang merupakan reseller produk elektronik dan peralatan rumah tangga yang juga bergabung dalam sebuah grup telegram tertarik dengan produk-produk yang ditawarkan seorang supplier berinisial AY.

Baca Juga: Kantongi Identitas Penembak Istri TNI, Kapolrestabes Semarang: Percuma Sembunyi Menyerah Saja!

Diapun kemudian bergabung dalam grup WhatsApp Akta yang diadmini AY itu. Harga barang jauh lebih murah, bahkan bisa selisih hingga separuhnya dari harga pasaran menjadikan tawaran produk dalam grup itupun laris manis.

“Namun pembayaran harus dimuka dan beberapa hari bahkan hingga 2 pekan barang baru sampai,” katanya, Kamis (21/7).

Baca Juga: BRILIAN Leadership Insight Berlandaskan AKHLAK, Kunci Sukses Transformasi Culture BRI

Debbie yang juga punya grup sesama reseller itupun kemudian menawarkan produk dari AY itu ke grup jejaring yang dia kelola.

Begitu seterusnya, anggota dari grupnya kemudian menawarkan produk ke resseler lagi hingga banyak konsumen yang tertarik. Debbie pun kemudian kebanjiran pesanan produk tersebut.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Boyolali Godok Perda Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 29 November 2022 | 16:30 WIB

Puluhan Umat Hindu Bali Kunjungi Boyolali, Ini Tujuannya

Minggu, 27 November 2022 | 13:50 WIB
X