Permudah Jemaah, Swab Antigen digeser di Gedung Jedah

- Jumat, 22 Juli 2022 | 15:04 WIB
Petugas melakukan swab antigen kepada jemaah haji yang datang di AHD, Kecamatan Ngemplak. (SMSolo/dok)
Petugas melakukan swab antigen kepada jemaah haji yang datang di AHD, Kecamatan Ngemplak. (SMSolo/dok)

Kondisinya tanpa gejala dan sudah dilakukan isolasi di daerah. Untuk itulah, maka petugas haji daerah yang datang melakukan penjemputan diwajibkan membawa 5 mobil ambulan.

“Terkait kedatangan jemaah, ada 10 kloter dengan total Jemaah sebanyak 3.594 jemaah.”

Baca Juga: Kebo Bule Keturunan Kiai Slamet Keraton Solo Mati Jelang Kirab Malam 1 Sura, Pertanda Apa?

Untuk jemaah yang meninggal dunia, bertambah dua orang. Sehingga total Jemaah haji SOC Solo yang meninggal sebanyak 14 orang. Dua jemaah yag meninggal pada tanggal 21 Juli masing- masing Musribut Untung (56) kloter 34 asal Kabupaten Batang.

Dia meninggal pada pukul 03.15 waktu Arab Saudi akibat sirkulatori deseas. Yang kedua atas nama Muh Ismail Muh Musyafa (52) kloter 8 dari Kudus, meninggal pukul 13.00 karena disgetif disease. Kedua jenazah sudah dimakamkan di Sharae, Mekkah.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan serta bisa melanjutkan cita-cita dari almarhum.” **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Boyolali Godok Perda Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 29 November 2022 | 16:30 WIB

Puluhan Umat Hindu Bali Kunjungi Boyolali, Ini Tujuannya

Minggu, 27 November 2022 | 13:50 WIB
X