Pedagang Berharap Pasar Hewan di Boyolali Segera Dibuka

- Rabu, 27 Juli 2022 | 21:25 WIB
Spanduk penutupan Pasar Hewan Jelok, Kecamatan Cepogo terpampang di puntu masuk.  Puluhan pedagang kecewa dengan penutupan itu.   (SMSolo/Joko Murdowo)
Spanduk penutupan Pasar Hewan Jelok, Kecamatan Cepogo terpampang di puntu masuk. Puluhan pedagang kecewa dengan penutupan itu. (SMSolo/Joko Murdowo)

 

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Sejumlah pedagang sapi berharap agar penutupan pasar hewan di Boyolali segera dicabut.

Mereka menilai kebijakan penutupan pasar hewan tanpa kepastian kapan dibuka, justru menimbulkan dampak traumatis bagi peternak.

Seperti diungkapkan salah satu pedagang sapi asal Brajan, Mojosongo, Purnomo. Dia mempertanyakan sikap Pemkab Boyolali yang tak kunjung membuka pasar hewan. Dia juga membandingkan dengan daerah lain yang sudah membuka pasar hewan.

Baca Juga: Truk Box Seruduk Tronton di Ruas Tol Sragen-Solo, Kernet Meninggal

“Semakin lama pasar ditutup, maka kerugian pedagang akan semakin besar,” katanya, Rabu (27/7).

Diungkapkan, di Kabupaten Boyolali sangat banyak masyarakat yang menjadi petani peternak, pedagang sapi dan blantik.

Jika pasar tak segera dibuka, maka menyulitkan peternak karena mereka tak bisa mengetahui pergerakan harga jual ternak sapi.

Baca Juga: Ditinggal Kerja, Rumah di Ngemplak Hangus Terbakar

“Gak sedikit yang panik malah dijual murah. Makanya, dipertanyakan kenapa kok daerah lain sudah buka, sini belum.”

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X