Hukuman Sosial, Pelaku Vandalisme di Boyolali Harus Menghapus Coretannya

- Kamis, 28 Juli 2022 | 12:11 WIB
Pelaku aksi vandalisme mendapat hukuman social dengan menghapus coretan yang dibuat di Patung Sukarno di depan pintu masuk Komplek Perkantoran Setda Boyolali.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Pelaku aksi vandalisme mendapat hukuman social dengan menghapus coretan yang dibuat di Patung Sukarno di depan pintu masuk Komplek Perkantoran Setda Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.comSatpol PP Boyolali memberi hukuman sosial kepada dua pelaku vandalisme atau aksi corat- coret dengan cat semprot yang ditangkapnya.

Pelaku harus menghapus coretan yang dibuatnya. Utamanya, tulisan yang mereka buat di komplek Perkantoran Setda Boyolali Terpadu.

Kedua pelaku Ba (16) warga Desa Nepen Kecamatan Teras dan Ak (16) asal Desa Kadireso, Teras, dibawa ke patung Sukarno, Kamis (28/7) untuk menghapusnya.

Baca Juga: Cahyo, Mana Cahyo... Gibran: Titenana Wae, Vandalisme Kok Nulis Jeneng

Karena tulisan dibuat menggunakan spidol, maka coretan mudah dihapus menggunakan kain yang dibasahi tiner.

Pelaku kemudian diminta menghapus tulisan di papan baliho, papan penunjuk jalan serta tembok SMKN 1 Mojosongo.

Dalam pengakuannya, Ba menyatakan sudah membuat coretan pada lebih dari seratus tempat. Coretan bertulis “dong adas” tersebut sebagian ditulis menggunakan spidol, sebagian lainnya dengan cat semprot.

Baca Juga: Lakukan Vandalisme, 3 Pelajar Sekolah Favorit Di Klaten Diamankan Warga

Dirinya selama ini tinggal bersama kakeknya. Sedangkan orang tuanya tinggal di Jakarta berjualan sayuran. Dirinya kadang- kadang juga ikut membantu jualan sayuran.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X