Sungai Perengsari Diduga Tercemar Pertamax, DLH Sukoharjo Minta SPBU Bongkar Tangki Penampungan

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 14:10 WIB
SPBU di Kartasura yang diduga menjadi penyebab pencemaran air Sungai Perengsari di Kecamatan Kartasura. (SMSolo/dok DLH Sukoharjo)
SPBU di Kartasura yang diduga menjadi penyebab pencemaran air Sungai Perengsari di Kecamatan Kartasura. (SMSolo/dok DLH Sukoharjo)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukoharjo meminta agar pengelola SPBU yang tangki penampungannya diduga bocor dan mencemari air Sungai Perengsari, membongkar penampungan.

Kepala DLH Sukoharjo Agus Suprapto mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat pada SPBU yang tangki penampungannya diduga bocor.

"Terkait kasus ini kami sudah kirimkan surat agar pengelola SPBU memeriksa penampungan dan tangki serta pipa yang diduga bocor dan mencemari air Sungai Perengsari," kata Agus.

Baca Juga: Malam 1 Suro, Warga Selo Larung Kepala Kerbau di Puncak Merapi

Terkait hal tersebut, pihaknya sudah mendapat informasi bahwa pengelola SPBU sudah melakukan pengecekan dan pembongkaran.

"Menurut data yang kami terima pihak SPBU sudah melakukan pembongkaran tampungan, pengecekan sumur pantau dan mengganti pipa."

Baca Juga: Ikut Kirab Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran Solo, Ganjar-Gibran Tapa Bisu dan Tanpa Alas Kaki

Pencemaran yang terjadi di Sungai Perengsari itu sendiri berawal dari laporan warga. Mendapat laporan itu DLH bersama pihak Desa, Kecamatan dan warga menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Menurut warga, beberapa tahun yang lalu kondisi seperti itu juga pernah terjadi. Diduga, kebocoran itu terjadi karena penampungan sudah lama kosong lalu diisi kembali. Sebab ada informasi pemilik lama SPBU itu menghentikan operasionalnya hingga akhirnya dibeli pemilik baru.

Baca Juga: Air Sungai Perengsari di Kartasura Diduga Tercemar BBM Jenis Pertamax

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X