Awal Suro, Tiga Kecelakaan Maut Terjadi di Boyolali. Ada Apa ?

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 13:11 WIB
 Petugas Damkar Boyolali menyemprotkan air untuk membersihkan sisa kecelakaan di pertigaan Randusari, Kecamatan Teras, Selasa (2/8). (SMSolo/Joko Murdowo)
Petugas Damkar Boyolali menyemprotkan air untuk membersihkan sisa kecelakaan di pertigaan Randusari, Kecamatan Teras, Selasa (2/8). (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com – Sebagian masyarakat, khususnya di Jawa berpendapat bulan Suro bulan angker atau rawan terjadi musibah.

Entah ada kaitan atau tidak, namun, tiga kecelakaan maut terjadi di jalanan Boyolali pada awal bulan Suro ini.

Pertama kecelakaan maut terjadi di jalan tol Semarang-Solo, KM tol Semarang-Solo, KM 483+500 A, Sabtu (30/7) yang bertepatan pada tanggal 1 Suro. Mobil Dinas Bakamla RI menabrak truk yang melaju didepannya.

Baca Juga: Mau Ikut Upacara Kemerdekaan 17 Agustus di Istana? Begini Caranya

Akibatnya, pengemudi, Kelasi Mes Frigat Inggristianto Putro dan eks Danseskoal, Laksamana Muda (Purn) Herry Setianegara meninggal dunia di lokasi kejadian. Sehari kemudian, korban meninggal bertambah seorang.

Yaitu, istri Herry, Roro Ken Respati yang juga menjadi penumpang mobil nahas tersebut. Dia meninggal dunia dalam perawatan medis di RSJIH Solo. Dengan begitu, tiga korban jiwa meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Dihantam Trailer, Siswa SMA Tewas

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan kendaraan bermotor juga terjadi di jalan raya Solo-Semarang pada Senin subuh, (1/8).

Akibat kecelakaan di sekitar pabrik di Randusari, Kecamatan Teras ini, seorang premotor meninggal dunia.

“Betul, kemarin pagi di depan pabrik itu juga ada mas. Korban meninggal dunia,” tutur Agus Rujito, salah seorang warga Randusari, Selasa (2/8).

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Andalkan Biogas, Warga Urutsewu Tak Perlu Beli Gas Melon

Minggu, 25 September 2022 | 05:15 WIB
X