Anggoro Kasih di Desa Cabeankunti, Kecamatan Cepogo. Warga Bersih-bersih dan Gelar Kenduri

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 18:10 WIB
Warga mengikuti kenduri di pendopo Pertapan Nongko Prodo, Dukuh Sidotopo, Desa Cabeankunti, Kecamatan Cepogo. (SMSolo/dok)
Warga mengikuti kenduri di pendopo Pertapan Nongko Prodo, Dukuh Sidotopo, Desa Cabeankunti, Kecamatan Cepogo. (SMSolo/dok)

 

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Masyarakat Desa Cabeankunti, Kecamatan Cepogo menggelar kegiatan Anggoro Kasih, Selasa (2/8).

Aksi bersih- bersih ini digelar di Patirtan Sendang Pitu dan Pertapan Nongko Prodo desa setempat.

Sendang Pitu tak hanya situs patirtan, namun juga menjadi sumber air warga sekitar. Usai kegiatan bersih- bersih, warga menggelar kenduri baik di Sendang Pitu maupun Pertapan Nongko Prodo tersebut.

Baca Juga: Video Roy Suryo Ngakak-ngakak dengan Penyangga Leher Beredar

Acara kenduri ini merupakan kegiatan anggoro kasih alias Selasa Kliwon. Rutin digelar tiap selapan sekali alias tiap 35 hari sekali. Setelah didoakan, warga lantas makan bersama masi kenduri.

“Ini untuk melestarikan sendang, jadi dilakukan kegiatan anggoro kasih. Membersihkan sendang dan bersih-bersih tiap Selasa Kliwon,” ujar Sekretaris Desa (Sekdes) Cabeankunti, Sulistyo disela kegiatan.

Baca Juga: Indeks Bisnis UMKM BRI Q2-2022: UMKM Tangguh, Produktivitas Bisnis Semakin Melesat

Dijelaskan, tradisi ini sudah berlangsung lintas generasi. Tujuannya, menjaga agar situs tetap terawat dan lestari. Apalagi, Sendang Pitu memberikan penghidupan sebagai sumber air bersih.

“Tak hanya bagi warga Desa Cabeankunti, namun, juga desa lainnya. Kini air sendang dialirkan ke rumah- rumah penduduk dengan pipa paralon.”

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kirab Budaya di Desa Sidomulyo, Ampel Boyolali, Meriah

Jumat, 9 September 2022 | 13:59 WIB
X