Budidaya Lalat Tentara Hitam, Lapas Klaten Berburu Sampah Organik Di Pasar Tradisional

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 10:25 WIB
Salah satu narapidana Lapas Klaten sedang memilah sampah organik dari pasar-pasar tradisional untuk pakan maggot. (SMSolo/dok)
Salah satu narapidana Lapas Klaten sedang memilah sampah organik dari pasar-pasar tradisional untuk pakan maggot. (SMSolo/dok)

 

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten sedang mengembangkan maggot atau larva lalat tentara hitam atau Black Soldier Fly (BSF) untuk mengelola sampah organik di lingkungan Lapas Klaten.

Banyaknya sampah organik yang dihasilkan di dalam Lapas memang menjadi perhatian khusus Kepala Lapas Klaten Ahmad Fauzi. Salah satunya dari sisa makanan dan sampah sisa memasak di dapur Lapas.

"Limbah sampah organik kami manfaatkan untuk menjadi pakan maggot yang kini sedang dikembangkan oleh warga binaan Lapas Klaten. Ini juga sebagai bentuk sarana pelatihan edukasi," kata Ahmad Fauzi.

Baca Juga: Gambar Roy Suryo Menggunakan Penyangga Leher Ikut Kegiatan Beredar, Ini Kata Polisi

Namun seiring berjalannya waktu, ternyata mereka mengalami kekurangan pakan maggot dari limbah sampah organik.

Untuk itu, Lapas Klaten mendatangkan sampah organik dari luar yakni dari pasar tradisional di sekitar Lapas, diantaranya Pasar Srago, Pasar Gede dan Pasar Ngepos.

Sampah pasar yang diambil untuk dimanfaatkan diantaranya adalah sampah dari buah-buahan dan sayur sayuran. Sampah limbah pasar yang sudah dipilah kemudian digiling untuk dijadikan pakan maggot.

Baca Juga: Serang Warga, Empat Anggota Gangster Dibekuk. Dua Pelaku di Bawah Umur

Budidaya maggot sendiri telah diajarkan pada saat pelatihan kemandirian yang dilakukan bekerja sama dengan pihak ketiga.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Musim Hujan, Klaten Gelar Apel Siaga Bencana

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:05 WIB

Yaspim Klaten Gelar Aksi 'September Ceria 2022'

Senin, 26 September 2022 | 21:37 WIB
X