Saat Tangani Kebakaran yang Tewaskan Dua Pasien, RSJD Solo Klaim Sudah Terapkan SOP

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 20:17 WIB
Polisi memeriksa ruang Puntadewa yang menjadi lokasi kebakaran RSJD dr Arif Zainuddin Solo, Jumat (5/8/2022). (SMSolo/Dok)  (SMSolo/dok)
Polisi memeriksa ruang Puntadewa yang menjadi lokasi kebakaran RSJD dr Arif Zainuddin Solo, Jumat (5/8/2022). (SMSolo/Dok) (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Manajemen Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr Arif Zainuddin Solo mengklaim sudah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) saat menangani kebakaran ruang Puntadewa, Jumat (5/8/2022).

Kebakaran itu menewaskan dua pasien ruang isolasi dan melukai tiga pasien lainnya.

“Prosesnya cepat sekali. Saat itu kebakaran diketahui pukul 03.43 WIB oleh tiga perawat jaga,” ungkap Kabag Umum RSJD Surakarta, Joko Mulyono.

Baca Juga: Rumah Sakit Jiwa Solo Terbakar. 2 Pasien Meninggal dan 3 Luka Bakar

Begitu mengetahui ada kebakaran, petugas langsung bertindak.

“Teman-teman menyemprotkan sampai 10 Apar. Begitu nggak mampu memadamkan api, langsung memanggil pemadam kebakaran. Empat menit dari laporan pemadam sudah sampai dan 10 menit kemudian api sudah datang.”

Petugas, imbuh Joko, juga memberikan kode kebakaran (red code) atau panggilan kedaruratan.

Baca Juga: Sri Sultan HB X Bebastugaskan Kepala SMAN 1 Banguntapan, Terkait Kasus Siswi Dipaksa Berjilbab

“Seluruh petugas yang ada langsung membantu. Satpam juga membantu. Prosedur sudah jalan seperti biasa,” katanya.

Penyelamatan pasien gangguan jiwa yang dirawat di ruang Puntadewa, disebut Joko, juga menjadi hal pertama yang diupayakan perawat jaga.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Sejarah RSJD Solo yang Dulu Bernama Mangunjayan

Jumat, 5 Agustus 2022 | 14:21 WIB

Inilah Keutamaan-keutamaan Puasa Asyura

Jumat, 5 Agustus 2022 | 11:45 WIB
X