DPRD Kaget, Ada 33 Desa Miskin Ekstrem di Klaten

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 14:46 WIB
Sidang paripurna DPRD Klaten menetapkan KUA PPAS APBD 2023 yang fokus pada pengentasan kemiskinan. (SMSolo/Merawati Sunantri)
Sidang paripurna DPRD Klaten menetapkan KUA PPAS APBD 2023 yang fokus pada pengentasan kemiskinan. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka, solo.com - Kebijakan Umum Alokasi Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Klaten tahun 2023 fokus pada program pengentasan kemiskinan, terutama pada lima kecamatan yang masuk kategori kemiskinan ekstrem.

‘’KUA PPAS APBD 2023 salah satunya fokus para program pengentasan kemiskinan, terutama di desa-desa yang masuk katagori miskin ekstrem,'' kata Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Sebelumnya, ada 33 desa dalam lima Kecamatan di Klaten yang masuk kategori kemiskinan ekstrem. DPRD mengaku kaget dan tidak percaya kalau di Klaten ternyata ada desa-desa yang miskin ekstrem.

Baca Juga: Baznas Siap Bantu Pemkab Klaten Entaskan 144 Ribu Warga Miskin

''Kaget dengar ada desa miskin ekstrem pada 5 kecamatan di Klaten. Soalnya kalau dilihat kasat mata, Klaten tidak seperti itu. Kami langsung konsultasi ke BPS,'' ujar Hamenang.

Berdasarkan informasi dari Biro Pusat Statistik (BPS), kemiskinan ekstrem ditentukan banyaknya warga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Semakin banyak, maka desa itu semakin miskin.

‘’Informasi BPS, angka kemiskinan ekstrem ditentukan berdasarkan DTKS. Jadi makin banyak DTKS-nya, desanya makin miskin. Padahal kalau warganya banyak, kades tentu akan mengajukan DTKS banyak agar makin banyak warga yang dapat bantuan,'' ujar dia.

Baca Juga: Lima Kecamatan di Klaten Termasuk Miskin Ekstrem, Mana Saja dan Apa Upaya Bupati

Karena itu, KUA PPAS APBD 2023, DPRD Klaten dan eksekutif sepakat memberi perhatian lebih pada upaya pengentasan kemiskinan dan pemulihan ekonomi pasca pandemic Covid 19.

Diakuinya, selama pandemi perekonomian menurun, banyak pelaku usaha yang terpuruk akibat adanya pembatasan sosial untuk penanganan pandemi. Akibatnya, angka kemiskinan pun bertambah.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Musim Hujan, Klaten Gelar Apel Siaga Bencana

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:05 WIB

Yaspim Klaten Gelar Aksi 'September Ceria 2022'

Senin, 26 September 2022 | 21:37 WIB
X