Petani Manfaatkan Pasar Hewan Jelok, Kecamatan Cepogo untuk Jemur Tembakau

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:05 WIB
Petani sibuk menjemur tembakau rajangan di halaman parkir Pasar Hewan Jelok, Kecamatan Cepogo. (SMSolo/Joko Murdowo)
Petani sibuk menjemur tembakau rajangan di halaman parkir Pasar Hewan Jelok, Kecamatan Cepogo. (SMSolo/Joko Murdowo)

 

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Para petani di kawasan lereng Gunung Merapi- Merbabu memanfaatkan Pasar Hewan Jelok, Kecamatan Cepogo untuk menjemur tembakau hasil panen.

Hal itu dilakukan mengingat pasar tersebut ditutup akibat dampak penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi.

Seperti terlihat pada Sabtu (13/8). Halaman parkir pasar yang luas dipenuhi dengan widig atau anyaman bambu untuk menjemur tembakau rajangan. Widig ditata rapi berjajar untuk memudahkan membalik tembakau yang dijemur.

Baca Juga: Ditanya Soal Penetapan Ferdy Sambo sebagai Tersangka, Ini Kata Presiden Jokowi

Tak hanya itu saja, sebagian petani lainnya juga memanfaatkan jalan – jalan di tengah areal pasar. Bahkan, sebagian petani juga memanfaatkan tempat penjualan ternak yang terbuka maupun halaman parkir bagian belakang.

Menurut Siti (37) petani asal Dukuh Kujon, Desa Wonodoyo, Kecamatan Cepogo, kegiatan menjemur tembakau di kawasan Pasar Jelok dilakukan lantaran cuaca di Wonodoyo mendung sejak beberapa hari lalu.

Baca Juga: Pencopotan Masker Oknum Paspampres Pemukul Sopir Truk Oleh Gibran Membuat Netizen Terbelah

“Padahal, tembakau rajangan harus segera dikeringkan agar kualitasnya tidak anjlok,” katanya disela- sela menjemur tembakau.

Dia dan ayahnya biasa menjemur tembakau rajangan sebanyak 7 kuintal/hari. Karena di desanya senantiasa mendung, maka terpaksa turun untuk mencari lokasi yang panas dan arealnya luas.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Andalkan Biogas, Warga Urutsewu Tak Perlu Beli Gas Melon

Minggu, 25 September 2022 | 05:15 WIB
X