Kembangkan Kelapa Genjah, Sukoharjo Diganjar Golden Certificate Award dari Kementan

- Senin, 15 Agustus 2022 | 15:30 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani menunjukkan penghargaan dari Kementan. (SMSolo/Heru S)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani menunjukkan penghargaan dari Kementan. (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Kabupaten Sukoharjo, diganjar penghargaan atas capaian budidaya kelapa genjah dari kementerian pertanian (Kementan).

Golden Certificate Award diberikan kepada Bupati Sukoharjo, Etik Suryani yang telah berpartisipasi dalam program penanaman kelapa genjah.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Windaryatno mengatakan, Kabupaten Sukoharjo menyediakan lahan seluas 1.000 hektare lahan untuk kelapa genjah. Sedangkan bibit kelapa merupakan bantuan pemerintah melalui kementan sebanyak 110 ribu bibit.

Baca Juga: Tanam Pohon Kelapa Genjah, Jokowi: Dalam Satu Tahun, Satu Pohon Bisa Hasilkan 140-180 Buah Kelapa

Program budidaya dan pengembangan kelapa genjah di Sukoharjo sendiri langsung dimulai dengan penanaman bibit oleh Presiden Joko Widodo di Desa Sanggang, Bulu beberapa waktu lalu.

"Jadi sudah layak apabila Sukoharjo mendapat penghargaan Golden Certificate Award karena kontribusi yang benar benar disiapkan secara serius," jelas Bagas, Senin (15/8/2022).

Baca Juga: Pegawainya Terancam Pidana, Alfamart Gandeng Hotman Paris Bela Karyawannya

Menurut dia, sesuai dengan karakteristik tanaman, kelapa genjah yang ditanam tahun ini akan panen pada usia tanaman 2,5 - 3 tahun. Maka di tahun kedua nanti, dinas pertanian akan menyiapkan unit pengolahan kelapa guna menyerap hasil panennya.

Bagas menyebutkan, jenis kelapa genjah yang dikembangkan di Sukoharjo ini yang dipanen adalah nira. Sehingga tidak sampai menunggu pohon berbuah, tetapi pohon akan disadap untuk diambil niranya jika sudah memasuki masa produktif.

Baca Juga: Tangkap Basah Ibu-ibu Ambil Cokelat, Pegawai Alfamart Malah Diancam Pidana?

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jembatan Mojo Ditutup, Ini Dampaknya bagi Pelaku UKM

Kamis, 22 September 2022 | 11:27 WIB
X