Keren! Tiga Siswa Bangga Terpilih Menjadi Paskibra Klaten

- Senin, 15 Agustus 2022 | 19:10 WIB
Amalia Khoirunisa siswi SMAN 1 Karanganom, Dwi Prasetyo siswa SMKN 1 Trucuk dan Rizqi Abdillah Arsyad siswa SMKN 2 Klaten berlatih di halaman Pemkab Klaten.    (SMSolo/Merawati Sunantri)
Amalia Khoirunisa siswi SMAN 1 Karanganom, Dwi Prasetyo siswa SMKN 1 Trucuk dan Rizqi Abdillah Arsyad siswa SMKN 2 Klaten berlatih di halaman Pemkab Klaten. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Tiga siswa terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara peringatan HUT Ke 77 Kemerdekaan RI di halaman Pemkab Klaten.

Mereka adalah Amalia Khoirunisa, siswi SMAN 1 Karanganom sebagai pembawa bendera, Dwi Prasetyo siswa SMKN 1 Trucuk sebagai pengerek bendera dan Rizqi Abdillah Arsyad siswa SMKN 2 Klaten yang bertugas membentangkan bendera.

‘’Alhamdulillah, saya senang sekali bisa terpilih menjadi pembawa bendera. Saya bangga, karena ini kesempatan langka. Semoga bisa membanggakan orang tua dan sekolah,’’ kata Amalia usai gladi bersih di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (15/8/2022).

Baca Juga: 38 Pelajar Ikuti Seleksi Pemilihan Duta Pelajar Anti Korupsi di Klaten

Kebanggaan yang sama dirasakan Dwi Prasetyo dan Rizqy Abdillah, karena siswa SMK pun bisa terpilih menjadi Paskibra.

‘’Bisa mengangkat derajat SMK dan membanggakan orang tua,’’ kata Dwi.

Dan entah kebetulan atau tidak, baik Dwi maupun Rizqi sama-sama bercita-cita menjadi TNI.

‘’Cita-citanya ingin jadi TNI,’’ tegas Dwi, disahut jawaban yang sama dari Rizqy.

Baca Juga: Jelang 17 Agustus, TNI Polri Gembleng Pasukan Pengibar Bendera di Klaten

Sedangkan Amalia ingin menjadi Polwan. Dalam 14 hari, mereka digembleng personel Kodim 0723 Klaten dan Polres Klaten.

Selain itu, ada 6 siswa lain yang menjadi cadangan. Seleksi Paskibra 2022 itu digelar Disparbudpora Klaten, dengan diikuti 75 peserta dari berbagai sekolah mulai April 2022 lalu.

‘’Seleksi terpusat dilakukan di komplek KONI dengan peserta 75 siswa dari berbagai sekolah. Kemudian diambil 10 anak terbaik, yakni 6 putra dan 4 putri,’’ kata Bintara Staf Operasi Kodim 0723 Klaten, Sersan Mayor Budi Utomo.

Dari 10 siswa, satu putra dan satu putri dikirim mengikuti seleksi Paskibra di Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga: Seru, 1.000 Pesepeda Ramaikan Gowes Kemerdekaan di Klaten

Hanya peserta putra yang lolos, sedang peserta putri dikembalikan ke Klaten. Mereka telah mengikuti latihan selama 14 hari.

‘’Selama 14 hari, kami latihan di KONI, Stadion dan pendapa Pemkab untuk persiapan. Pelaksanaan upacara virtual nanti di pendapa. Latihannya mulai dari baris berbaris, kemudian pengibaran dan penurunan bendera,’’ ujar Budi Utomo.

Sudah tiga tahun sejak pandemi, tidak diadakan upacara penurunan bendera. Namun mereka tetap akan menggelar penurunan bendera, meski hanya dihadiri anggota Paskibra dan pelatihnya.**

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Musim Hujan, Klaten Gelar Apel Siaga Bencana

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:05 WIB

Yaspim Klaten Gelar Aksi 'September Ceria 2022'

Senin, 26 September 2022 | 21:37 WIB
X