Ternyata Ada Jejak Joko Tingkir di Wilayah Pengging, Kecamatan Banyudono, Boyolali

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:24 WIB
Makam Ki Ageng Pengging Sepuh yang juga kakek Joko Tingkir di Dukuh Malangan, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono nampak terawat.    (SMSolo/Joko Murdowo)
Makam Ki Ageng Pengging Sepuh yang juga kakek Joko Tingkir di Dukuh Malangan, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono nampak terawat. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Lagu ‘Joko Tingkir Ngombe Dawet’ saat ini sedang hits. Hanya saja, lagu aliran koplo tersebut ternyata menuai protes sejumlah pihak.

Protes mengaitkan Joko Tingkir sebagai nama muda seorang tokoh yang kemudian menjadi Raja Pajang dengan gelar Sultan Hadiwijoyo.

Raja inilah yang kemudian menurunkan raja- raja Mataram hingga Keraton Surakarta dan Yogyakarta.

Baca Juga: Kasus Intimidasi Karyawan Alfamart Berakhir Damai

Joko Tingkir merupakan putra dari Kebo Kenongo atau Ki Ageng Pengging,” ujar pegiat sejarah asal Boyolali, R Surojo pada Selasa (16/8).

Dijelaskan, Joko Tingkir adalah cucu dari Sri Makurung Handayaningrat atau Ki Ageng Pengging Sepuh yang juga menantu Raja Majapahit, Brawijaya V.

“Sri Makurung Handayaningrat memperistri Ratu Pembayun, putri dari Brawijaya V. Sehingga Joko Tingkir adalah buyut dari Brawijaya V.”

Baca Juga: Perkosa Keponakan di Bawah Umur, Pria Banten Terancam 15 Tahun Penjara

Joko Tingkir lahir di Pengging dan jejaknya masih bisa dikenal hingga saat ini. Kawasan Pengging kini masuk wilayah Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Dia juga dikenal sebagai Mas Karebet.

“Di kawasan inilah terdapat makam ayahnya Ki Kebo Kenongo atau Ki Ageng Pengging dan makam kakeknya, Sri Makurung Handayaningrat atau Ki Ageng Pengging Sepuh.”

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kirab Budaya di Desa Sidomulyo, Ampel Boyolali, Meriah

Jumat, 9 September 2022 | 13:59 WIB
X