Bekas SD di Utara Bengawan Solo Disiapkan Jadi Lokasi Isolasi

- Minggu, 20 Juni 2021 | 15:45 WIB
Suasana di kawasan Ganesha Technopark, Kecamatan Sragen, yang selama ini menjadi lokasi isolasi terpusat bagi pasien tanpa gejala di Kabupaten Sragen.  (SMSolo/dok)
Suasana di kawasan Ganesha Technopark, Kecamatan Sragen, yang selama ini menjadi lokasi isolasi terpusat bagi pasien tanpa gejala di Kabupaten Sragen. (SMSolo/dok)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen bakal menambah lokasi isolasi terpusat bagi pasien Covid-19.

Tempat isolasi yang disiapkan tersebut akan berada di wilayah Utara Bengawan Solo. Selain mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 di Sragen, tempat isolasi ini diperuntukkan bagi warga Sragen yang berada di Utara Bengawan agar lebih dekat dari rumah.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, salah satu tempat yang akan digunakan sebagai tempat isolasi adalah Sekolah Dasar (SD) yang sudah regrouping atau digabung. Selama ini Pemkab Sragen menjadikan Technopark yang berada di pusat Kota Sragen, sebagai tempat isolasi mandiri.

Baca Juga: Sepeda Santai di Gatak Dihentikan. Satu Peserta dari Boyolali Ada yang Positif

"Saya bersama Forkopimda dan instansi terkait sudah mengecek ke beberapa titik lokasi yang bisa digunakan untuk tempat isolasi terpusat seperti yang di Technopark. Di wilayah Utara Bengawan, ada beberapa SD yang kosong, karena sudah regrouping," kata Bupati Yuni.

Beberapa SD regrouping tersebut masih bisa digunakan namun memang perlu pembersihan dan perbaikan.

Yuni optimis pihaknya bisa menyiapkan tempat isolasi terpusat di wilayah Utara Bengawan Solo dalam waktu dekat. Tempat isolasi mandiri tambahan ini diharapkan kapasitasnya 100 kamar.

Selain itu posisinya juga harus berdekatan dengan rumah sakit rujukan Covid-19. Ada dua kecamatan yang dibidik, yakni Kecamatan Gemolong Kecamatan Kalijambe yang nantinya akan dipilih sebagai tempat isolasi terpusat.

"SBBS Gemolong itu salah satu alternatif, SDN Kragilan Gemolong juga, ada beberapa tempatlah. Kami belum putuskan, yang jelas bangunan yang masih layak tidak perlu banyak perbaikan," tandasnya.

Baca Juga: Innalillahi. Arif Fuad Hidayah Aktifis Sekolah Sungai Tutup Usia

Di wilayah Utara Bengawan Solo, Pemkab Sragen memiliki RSUD Soeratno sebagai rumah sakit rujukan di Sragen. Rumah sakit tipe C di Kecamatan Gemolong itu milik Pemkab Sragen selain RSUD Soehadi Prijonegoro.

"Kalau sudah berfungsi menampung OTG, masyarakat Utara Bengawan akan lebih nyaman karena dekat dengan tempat tingggalnya. Belajar kasus Kudus ditaruh di Donohudan malah gelisah karena jauh dari keluarga," paparnya.

Selain itu, keluarga yang akan menjenguk akan lebih dekat. Diharapkan tempat isolasi mandiri di wilayah Utara aliran Bengawan Solo itu bisa segera beroperasi.**

Halaman:
1
2

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Minyak Goreng Di Pasar Tradisional Boleh Harga Lama

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:05 WIB

Banyak Peminat KIP Kuliah di Sragen, Gagal

Senin, 17 Januari 2022 | 21:15 WIB

Warga Sragen Tewas Saat Menguras Sumur

Kamis, 6 Januari 2022 | 22:15 WIB
X