Miliki Ribuan Naskah Kuno, Reksa Pustaka Mangkunegaran Susun Katalog Manuskrip

- Kamis, 24 Juni 2021 | 15:46 WIB
Riset Grup ilmu Sejarah FIB UNS berdialog dengan pengelola perpustakaan Reksapustaka Mangkunegaran terkait penyusunan katalog manuskrip. (SMSolo/Evie Kusnindya
Riset Grup ilmu Sejarah FIB UNS berdialog dengan pengelola perpustakaan Reksapustaka Mangkunegaran terkait penyusunan katalog manuskrip. (SMSolo/Evie Kusnindya

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran menyusun katalog ratusan manuskrip sejarah koleksinya.

Penyusunan katalog tersebut dibantu oleh Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Kepala Reksa Pustaka Mangkunegaran Gray Retno Rosati mengemukakan, dengan disusunnya katalog manuskrip tersebut, diharapkan meningkatkan manfaat ilmiah dari ribuan naskah kuno koleksi Mangkunegaran tersebut untuk peneliti, ilmuan, mahasiswa maupun masyarakat.

Baca Juga: Update Covid-19 per 24 Juni di Solo Raya, Kabupaten Sragen Tertinggi

"Naskah kuno atau manuskrip koleksi Mangkunegaran ini jumlahnya banyak dan dari berbagai disiplin ilmu. Dengan dibuat katalog, akan lebih mudah digunakan misalnya untuk bahan penelitian para peneliti maupun mahasiswa," kata Retno dalam kegiatan Pengabdian Riset Grup Ilmu Sejarah FIB yang digelar di Perpustakaan Mangkunegaran.

Dikemukakan, manuskrip bukan saja semata-mata sumber informasi tentang masa lampau yang ditulis dengan tangan. Lebih dari itu, naskah kuno itu juga menjadi sumber ilmu pengetahuan dari banyak aspek seperti sejarah, pendidikan, seni, religi maupun kesehatan. Selain itu manuskrip juga mencerminkan jiwa zaman serta ide dari penulisnya.

Ketua Riset Grup Ilmu Sejarah FIB UNS Tundjung W Sutirta mengemukakan, dengan disusun menjadi katalog, penulisan sejarah khususnya jangkauan periodenya menjadi semakin luas.

Sebab pada kenyataannya dewasa ini banyak peneliti sejarah dari kalangan akademik lebih banyak menggunakan sumber arsip kolonial seperti besluit, algemeen verslag, memorie van overgave maupun dokumen seperti staatsblad, rijksblad dan regering almanak.

Baca Juga: Catat Ya ....Mulai 27 Juni Nanti Tarif Baru Tol Semarang - Solo, Berlaku

Hal itu disebabkan mereka kesulitan dalam membaca manuskrip yang dari segi material ditulis dengan tangan serta menggunakan bahasa dan huruf Jawa.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

LAPAN RI Jateng Desak Hentikan Semua Penambangan

Rabu, 30 November 2022 | 21:16 WIB

Pospenas Solo, Banyak Siswa Antusias Ikut Lomba Pidato

Jumat, 25 November 2022 | 10:10 WIB
X