Rutan Solo akan Disulap Jadi 'Pabrik' Garmen Melibatkan Warga Binaan. Pelatihnya Menjahit, Deg-degan

- Minggu, 27 Juni 2021 | 19:39 WIB
Warga binaan Rutan Kelas I Surakarta mendapat pelatiham menjahit. (SMSolo/dok)
Warga binaan Rutan Kelas I Surakarta mendapat pelatiham menjahit. (SMSolo/dok)

Dimana PT Amura Pratama yang menerima order dari pihak ketiga atau customer.

“Rutan produktif menjadi target kami, para narapidana dapat menerima manfaat dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan," terang David.

Adapun untuk memenuhi kebutuhan lahan yang akan dipakai untuk memproduksi industri garmen, ruangan bimbingan kerja akan dibuat seperti ruang produksi garmen. Untuk peralatan produksi sudah dipersiapkan PT Amura Pratama.

Pelatih Balai Diklat Industri, Suheni mengaku deg-degan melatih menjahit para narapidana. Meski sudah cukup pengalaman menjadi seorang pelatih menjahit, dia baru pertama kali melatih para napi di dalam rutan.

"Ada perasaan deg-degan tapi bangga juga karena cukup banyak narapidana yang berminat mengikuti pelatihan sehingga menjadi penjahit yang berkompeten untuk menerima order yang telah dijadwalkan,” paparnya.

Suheni menambahkan selama 18 hari ke depan, para WBP diajari menjadi operator garmen sesuai kondisi di lokasi industri. Sehingga faktor keselamatan dan keamanan selama bekerja juga menjadi materi awal. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Mengintip Wajah Baru dan Geliat Pasar Legi Solo

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:54 WIB

Ini Kesan Para Kolega Putut Gunawan

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:12 WIB

Luapan Kali Jenes Rendam Permukiman Warga di Solo

Jumat, 21 Januari 2022 | 22:41 WIB

TNI Rehab 43 RTLH dan Perbaiki 5 MCK Umum di Solo

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:07 WIB

Solo Butuh Tambahan Vaksin Booster 70 Ribu Dosis

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:52 WIB

Alumni Bintara ZED-STP Berbagi Paket Sembako

Jumat, 14 Januari 2022 | 07:48 WIB

Kakorlantas Polri Temui Gibran di Solo. Ada Apa?

Kamis, 13 Januari 2022 | 20:36 WIB
X