18 Tersangka Kasus Narkoba Digulung Satnarkoba Polresta Surakarta. Barang Bukti 2,1 Kilogram Ganja

- Selasa, 29 Juni 2021 | 18:05 WIB
Wakapolresta Surakarta AKBP Gatot Yulianto didampingi Kasubag Humas dan Kasa Narkoba menunjukkan barnag bukti ganja sata konferensi pers di Mapolresta, Selasa (29/6/2021). (SMSolo/Sri Hartanto)
Wakapolresta Surakarta AKBP Gatot Yulianto didampingi Kasubag Humas dan Kasa Narkoba menunjukkan barnag bukti ganja sata konferensi pers di Mapolresta, Selasa (29/6/2021). (SMSolo/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Genderang perang memberantas narkoba terus dilakukan satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestas Surakarta. Terhitung dalam 1 bulan terakhir, Satresnarkoba telah mengungkap 15 kasus dengan 18 orang tersangka.

"Ini merupakan keberhasilan luar biasa," tegas Wakapolresta Surakarta AKBP Gatot Yulianto saat konferensi pers di depan Lobby Polresta Surakarta, Selasa (29/6/2021).

AKBP Gatot Yulianto menjelaskan, dalam mengungkap kasus-kasus tersebut anggotanya telah menyita barang bukti (BB) sabu-sabu (SS) sebanyak 46,65 gram dan ganja seberat 2,1 kilogram.

Baca Juga: Disebut BEM UI The King Of Lip Service, Jokowi : Biasa Saja. Mungkin Mereka Sedang Belajar

Pengganti AKBP Denny Heryanto itu mengemukakan, tanggal 21 Juni lalu, tepatnya pukul 15.00 WIB petugas mendapatkan informasi dari masyarakat, terkait narkoba. Berdasar informasi tersebut dilakukan penyelidikan dan penggeledahan di rumah tersangka inisial AO dan didapatkan barang bukti sebanyak 22 gram.

"Setelah tersangka AO ditangkap dan ditemukan bukti, hasil penelusuran ternyata sabu itu didapat dari seseorang berinisial B yang saat masih dalam penyelidikan," jelasnya.

Adapun tersangka AO dalam kasus ini, kata Wakapolresta, dijerat dengan pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 10 tahun dengan denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar.

Baca Juga: BOR RS di Klaten juga Tembus 100 Persen, RS Darurat Diharapkan Siap Beroperasi 1 Juli

Untuk perkara lain, Gatot menjelaskan anggota Satresnarkoba dapat menangkap tersangka lain inisial HP dan RI. Penangkapan HP dilakukan tanggal 23 Juni sekitar pukul 23.30 WIB, dengan BB ganja seberat 38 gram yang ada di rumahnya Kampung Baru, Pasar Kliwon.

Setelah kasus ganja tersebut dikembangkan, lanjut Gatot, baru diketahui ganja yang disita dari HP berasal dari RI.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Sisihkan Uang Belanja, DWP UNS Gelar Jumat Berbagi

Jumat, 26 November 2021 | 22:05 WIB

ISI Surakarta Gelar Festival Keris Internasional

Jumat, 26 November 2021 | 10:26 WIB
X