Tenaga Honorer Guru Jangan Ketinggalan, Klaten Buka Lowongan 154 CPNS

- Jumat, 2 Juli 2021 | 13:09 WIB
CPNS. (pikiran-rakyat) (Rep)
CPNS. (pikiran-rakyat) (Rep)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Pemkab Klaten membuka 2.572 lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari formasi guru dan 154 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), mulai Juli ini.

Pengumuman Bupati Klaten Nomor 811/2101/29 tentang Pengadaan PPPK Tenaga Guru dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kabupaten Klaten Tahun 2021 tanggal 30 Juni 2021 diunggah di https://klatenkab.go.id/pengumuman-casn-2021-pemerintah-kabupaten-klaten/.

Kasubid Pengadaan dan Pengembangan Pegawai Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Tamtama mengatakan, pengumuman pengadaan PPPK dan CPNS diunggah di laman resmi klatenkab.go.id agar masyarakat mendapat informasi yang pasti.

Baca Juga: Wonogiri Buka 3.793 Lowongan CPNS , Mau Daftar? Cek di Sini

"Seleksi 2.752 PPPK Tenaga Guru dilakukan serentak dengan seleksi 154 CPNS. Pendaftarannya secara on line di laman resmi Badan Kepegawaian Negara https//sscasn.bkn.go.id. Pengumuman bekerja sama dengan Dinas Kominfo Klaten sebagai pengelola klatenkab.go.id," kata Tamtama.

Untuk pendaftaran 154 CPNS juga dilakukan secara on line melalui laman resmi Badan Kepegawaian Negara di alamat https//sscasn.bkn.go.id. Pendaftaran dimulai 1 Juli dan berakhir 21 Juli 2021.

"Lowongan 154 CPNS terdiri dua formasi yakni 110 formasi tenaga kesehatan dan 35 tenaga teknis, untuk tenaga kesehatan dengan lulusan terbaik dibuka 5 formasi dan 4 formasi untuk kelompok disabilitas. Pengumuman lengkap bisa dilihat di laman resmi," kata Tamtama.

Baca Juga: Ibu Menyusui Positif Covid-19, Bolehkah Memberikan ASI untuk Bayinya?

Ada beberapa 4 kriteria yang harus dipenuhi pelamar PPPK formasi tenaga guru. Pertama, peserta adalah tenaga honorer eks Kategori 2 (K2) sesuai database tenaga honorer eks K-II BKN. Kedua, guru honorer aktif mengajar di sekolah negeri di bawah kewenangan Pemkab Klaten dan terdaftar di Dapodik Kemendikbudristek.

Ketiga, guru bukan ASN yang mengajar di sekolah swasta dan terdaftar di Dapodik Kemendikbudristek. Keempat, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di database Pendidikan Profesi Guru Kemendikbudristek.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

X