Pasien Membeludak, IGD RS Brayat Minulya Ditutup

- Selasa, 6 Juli 2021 | 20:10 WIB
Petugas memberikan suntikan vaksin Covid-19 di RS Brayat Minulya. (SMSolo/Instagram)
Petugas memberikan suntikan vaksin Covid-19 di RS Brayat Minulya. (SMSolo/Instagram)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Manajemen Rumah Sakit (RS) Brayat Minulya terpaksa menutup layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk sementara waktu, lantaran membeludaknya pasien di ruang perawatan tersebut.

"Di IGD kondisinya memang penuh. Untuk mengantisipasi kondisi ini serta memastikan pasien tidak telat penanganannya, maka untuk sementara waktu kami tidak menerima pasien baru di IGD,” ungkap Humas RS Brayat Minulya, Brigita Adventa, Selasa (6/7/2021).

Baca Juga: Innalillahi.. Wartawan Suara Merdeka Bambang Tri Subeno Tutup Usia

Manajemen rumah sakit belum bisa menentukan batas waktu penutupan layanan IGD. Menurut Brigita, keputusan itu diambil usai seluruh bed pasien di IGD maupun ruang transit IGD penuh. Adapun opsi penambahan tenda, dinilainya, tidak realistis karena keterbatasan lahan.

"Layanan IGD untuk pasien Covid-19 dan pasien umum sebetulnya sudah dipisahkan. Tapi karena kondisinya memang sudah penuh, maka untuk sementara kami tidak menerima pasien baru dulu.”

Meski demikian Brigita memastikan jika pelayanan poliklinik tetap dibuka bagi pasien. “Nanti kalau sudah memungkinkan, IGD akan kami buka lagi. Saat ini memang pasien sedang tinggi,” kata dia. **

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Sisihkan Uang Belanja, DWP UNS Gelar Jumat Berbagi

Jumat, 26 November 2021 | 22:05 WIB

ISI Surakarta Gelar Festival Keris Internasional

Jumat, 26 November 2021 | 10:26 WIB
X