Mantan Pejabat KPH Solo Ditahan. Terlibat Kerjasama Fiktif Pemanfaatan Lahan

- Kamis, 25 Agustus 2022 | 18:54 WIB
Dengan tangan terborgol YCA (40) digelandang masuk mobil tahanan untuk dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jl Raya Suokwati Sragen, Kamis (25/8).(SMS/Anindito AN) (SMSolo/Anindito AN)
Dengan tangan terborgol YCA (40) digelandang masuk mobil tahanan untuk dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jl Raya Suokwati Sragen, Kamis (25/8).(SMS/Anindito AN) (SMSolo/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Mantan pejabat Junior Manajer Bisnis Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta, YCA (40) ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Sragen, Kamis (25/8) sore.

YCA diduga merugikan keuangan negara dengan melaksanakan kegiatan fiktif yang uangnya dinikmati untuk diri sendiri.

"Ada tindakan menyalahgunakan dana dari Perhutani (KPH)," terang Kasi Pidana Khusus Kejari Sragen Agung Riyadi kepada wartawan, Kamis (25/8).

Baca Juga: Presiden Jokowi Punya Cucu Lagi. Kahiyang Ayu Lahirkan Anak Ketiga

Agung Riyadi didampingi Kasi Intel Kejari Dipto Brahmono menerangkan, penyalahgunaan dana PT Perhutani itu diperoleh dari pos anggaran pemanfaatan lahan bersama petani penggarap lahan.

"Pekerjaan tidak dilaksanakan tapi ada pengeluaran dana, sehingga ini fiktif," tutur Agung Riyadi.

Baca Juga: Foto Siswi Lailatul Qodar yang Terjun ke Bengawan Solo Beredar di Medsos

Perbuatan itu dilakukan pelaku menggarap pemanfaatan lahan di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tangen, Kabupaten Sragen.

Tindakan tersangka dilakukan sejak Tahun 2017 hingga Tahun 2020. Hasil perhitungan sementara pelaku menyelewengkan dana Rp 100 juta. Namun dana yang diselewengkan diduga lebih besar lagi.

Baca Juga: Jadi Korban Penipuan, Importir asal Perancis Mengadu Ke Polres Klaten

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Desa di Sragen Gelar Pilkades Sebelum November 2023

Minggu, 29 Januari 2023 | 19:30 WIB

Lelaki Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Ikan

Senin, 16 Januari 2023 | 18:13 WIB
X