Raih Penghargaan SBA, Bupati Yuni: Ini Bukti Gotong Royong dan Inovasi Sragen

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 13:33 WIB
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menerima penghargaan Satria Brand Award (SBA) 2022 dan Kepala Daerah Inovatif yang diserahkan Kepala Perwakilan Suara Merdeka Surakarta Sri Hartanto.  (SMSolo/dok)
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menerima penghargaan Satria Brand Award (SBA) 2022 dan Kepala Daerah Inovatif yang diserahkan Kepala Perwakilan Suara Merdeka Surakarta Sri Hartanto. (SMSolo/dok)

PENGHARGAAN Satria Brand Award (SBA) 2022 dan Kepala Daerah Inovatif dari Suara Merdeka Network kepada Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, jadi salah satu bukti komitmen Pemkab Sragen, dalam menjawab berbagai tantangan.

Dalam konteks itu, pandemi Covid-19 jadi bagian tantangannya. Bupati Yuni mengajak semua jajaran mengatasi pandemic, namun tetap menggali semua potensi di Bumi Sukowati.

“Penghargaan SBA 2022 dan Kepala Daerah Inovatif dari Suara Merdeka ini jadi salah satu bukti dari kerja bersama, gotong royong dan inovasi segenap warga Sragen dalam mengatasi pandemi,” kata Yuni.

Baca Juga: RSUD Sukowati Tangen Senilai Rp 33,4 M Diresmikan Bupati Yuni

Gotong Royong Mbangun Sukowati, tidak hanya menjadi slogan dalam masa kepemimpinannya.

Namun menjadi tekad dan semangat membangun Kabupaten Sragen agar lebih makmur dan sejahtera.

Yuni mengajak semua OPD di lingkungan Pemkab Sragen agar senantiasa berinovasi, menghadapi kebutuhan zaman.

Saat pandemi mengganas, Yuni tak hanya berbicara. Dia yang seorang dokter umum turun langsung memberi contoh dengan menjadi vaksinator sukarela di beberapa sekolah maupun masyarakat.

Baca Juga: Bupati Yuni Ingin Kabupaten Sragen Naik Kelas dan Raih KLA Nindya

“Terjun langsung sebagai vaksinator sukarela, saya juga bisa tahu langsung, apa dikeluhankan, harapan dan keinginan masyarakat saat pandemi Covid. Juga mendapat kritik, masukan dan inspirasi dari mereka,” kata Yuni.

Potensi lain Bumi Sukowati juga digerakkan, seperti hasil pertanian terutama padi yang menjadi peringkat 11 nasional dan peringkat ketiga di Jawa Tengah. Saat pandemi, Sragen justru mengekspor beras premium 1.000 ton ke Arab Saudi.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mal Pepalayan Publik Sragen Soft Opening 15 Desember

Kamis, 24 November 2022 | 20:32 WIB

Lubangi Tembok Dalam, Lima Napi Lapas Sragen Kabur

Rabu, 23 November 2022 | 09:02 WIB

PDIP Incar Hattrick Kemenangan dan 26 Kursi DPRD Sragen

Selasa, 15 November 2022 | 19:57 WIB
X