Pelanggaran PPKM Darurat Masih Terjadi di Klaten. Tak Pakai Masker Disanksi Push Up, Bulutangkis Dibubarkan

- Sabtu, 10 Juli 2021 | 23:48 WIB
Dua pemuda yang ditemui patroli tim gabungan tidak menggunakan masker di luar rumah, dikenai sanksi push up, di kawasan Karangdowo Klaten, Jumat (9/7/2021) jelang tengah malam.(SMSolo/dok Kominfo Klaten) (Merawati Sunantri)
Dua pemuda yang ditemui patroli tim gabungan tidak menggunakan masker di luar rumah, dikenai sanksi push up, di kawasan Karangdowo Klaten, Jumat (9/7/2021) jelang tengah malam.(SMSolo/dok Kominfo Klaten) (Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Pelanggaran terhadap penerapan PPKM Darurat masih saja terjadi, termasuk di daerah Kecamatan Karangdowo, Klaten.

Camat Karangwodo Tomisila Adhitama bersama tim gabungan Satgas Penanganan Covid-19 setempat menemui beberapa ketidaktertiban sebagian masyarakat itu saat patroli, Jumat (9/7/2021) malam.

Sejumlah warung makan masih buka hingga lebih dari pukul 20.00 malam.

Warga keluar rumah tanpa memakai masker. Bahkan ada beberapa orang yang bermain bulutangkis hingga jelang tengah malam di gedung olahraga kawasan tersebut.

Baca Juga: Upaya Tekan Kasus Covid-19, Desa di Sragen Larang Bank Plecit dan Penagih Hutang Keluar-Masuk Kampung

‘’Petugas langsung membubarkan badminton yang dilakukan hingga tengah malam itu,’’ ungkap Ali Surahmat, anggota tim pemantau dari Dinas Kominfo Klaten, Sabtu (10/7/2021).

Saat patroli, tim gabungan TNI/Polri, Satpol PP dan petugas Kominmo itu menemukan dua pemuda yang berjalan tanpa mengenakan masker, menjelang tengah malam.

Personel Koramil Karangdowo pun memberi teguran dan memberi sanksi keduanya untuk push up.

Forkompimcam Karangdowo memang rutin memantau pelaksanaan PPKM Darurat untuk menekan kasus Covid-19 di wilayahnya.

Baca Juga: Alhamdulillah, Setelah 4 Jam Diretas Website Pemkab Karanganyar Sudah Pulih

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

X