Oksigen di Klaten Langka, Warga Kesulitan Untuk Mengisi Ulang

- Selasa, 13 Juli 2021 | 08:03 WIB
Sebuah pengumuman oksigen habis terpampang. (SMSolo/Merawati S)
Sebuah pengumuman oksigen habis terpampang. (SMSolo/Merawati S)

 

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Kelangkaan oksigen di Klaten masih terjadi. Warga mengaku kesulitan mengisi ulang tabung oksigen untuk keluarganya yang sakit di rumah.

Salah satunya dialami Efendi (21) warga Wedi, Klaten yang hendak mengisi tabung oksigen di Rajawali Oksigen di Jalan Merapi, Desa Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, Senin (12/7/21). Sayang dia mendapat jawaban yang sama seperti saat mendatangi agen lain.

"Saya sudah muter ke agen-agen oksigen di Klaten belum nemu yang bisa isi ulang. Kemarin, ke tiga lokasi kosong, semua hari ini juga belum dapat. Bahkan saya sudah muter-muter ke Yogya dan Solo pun kosong semua," kata Efendi.

Baca Juga: Unggah Bingkisan THR Berupa Kotak Makan senilai Rp 98 Ribu di Medsos, GTT di Brebes Dipecat

Dia membelikan oksigen untuk orang tuanya yang sedang sakit. Sebelumnya, orang tuanya dirawat di RS, namun setelah kondisinya membaik dirawat di rumah. Oksigen sangat diperlukan, namun sudah tiga hari dia belum berhasil mendapatkannya.

"Katanya, pasokan oksigen diutamakan ke RS-RS dulu, baru kalau ada lebihnya untuk kebutuhan orang pribadi. Saat ini, untuk kebutuhan RS saja terus meningkat, makanya orang seperti saya kesulitan dapat oksigen,’’ ujar Efendi.

Baca Juga: Sehari 68 Pasien Covid-19 di Klaten Meninggal, Karena Kelangkaan Oksigen?

Kelangkaan itu dibenarkan oleh Agus dari Rajawali Oksigen Gayamprit. Kondisi oksigen untuk isi ulang langka, karena mereka tergantung pasokan dari distributor. Saat ini, Rajawali bekerja sama dengan Samator, tapi pasokan diutamakan ke RS.

"Kalau untuk RS saja belum terpenuhi maka kami tidak dapat,’’ katanya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Jogorojo Bersihkan Eceng Gondok Rawa Jombor

Senin, 24 Januari 2022 | 08:37 WIB
X