Kiriman Sampah Menutup Saluran Air di Rawa Jombor Bayat, Pemicu Banjir

- Rabu, 14 Juli 2021 | 14:13 WIB
Suhardi menunjukkan tumpukan sampah di jeruji saluran air, yang sering menghambat aliran air dan menyebabkan banjir di Desa Jimbung.(SMSolo/Merawati S)
Suhardi menunjukkan tumpukan sampah di jeruji saluran air, yang sering menghambat aliran air dan menyebabkan banjir di Desa Jimbung.(SMSolo/Merawati S)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Jeruji yang dipasang di saluran air masuk Rawa Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, dikeluhkan warga. Jeruji yang sedianya untuk menyaring sampah justru menjadi pemicu banjir di daerah itu.

Menurut warga, setiap kali terjadi hujan deras, ada pasokan sampah dari hulu terbawa air. Sampah itu menyangkut di jeruji besi sehingga menyumbat aliran air. Akibatnya, air meluap ke daerah sekitarnya. Bahkan pernah terjadi genangan hingga 50 cm.

Baca Juga: Disiapkan, Sidang di Tempat bagi Pelanggar PPKM Darurat di Solo. Maka Patuhlah!

"Kalau hujan deras, sampah menyumbat aliran air ke rawa. Tak hanya sampah plastik dan daun-daunnya saja, tapi banyak debog (kedebong pisang) nyangkut di jeruji besi sehingga air tak bisa lewat dan meluap," kata Suhardi warga setempat.

Di saluran air itu dibuat semacam jembatan kecil dengan pilar berukuran lumayan besar di tengah. Di antara pilar dan tepi saluran air, dipasang jeruji yang digunakan untuk menyaring sampah agar tidak masuk ke rawa.

"Warga sudah berusaha mengangkat sampah yang menyumbat ke tepi saliran air dan dibakar, namun setiap hujan datang lagi. Ini karena penyaring sampahnya Cuma ada di sini, di atas tidak ada," kata dia.

Baca Juga: PPKM Darurat di Karanganyar. Fly Over Palur Dibarikade Dua Arah, Lalu Lintas Dialihkan

Dia berharap agar dicarikan solusi. Di antaranya dibongkar pilar di tengah agar aliran air semakin lancar, atau penyaring sampah dibuat beberapa buah dengan jarak tertentu agar sampah tak menumpuk di Jimbung. Terlebih bila tidak hujan, saluran air itu pun bau, karena banyaknya sampah.

Kades Jimbung Padiyo juga berharap agar banjir yang disebabkan penumpukkan sampah di pintu air bisa diatasi. Dalam pelaksanaan revitalisasi Rawa Jombor, diharapkan masalah itu juga diperbaiki agar masyarakat tidak langganan menjadi korban banjir.

"Semoga ada perhatian, agar masyarakat tidak direpotkan banjir setiap hujan deras dalam waktu yang cukup lama. Penumpukan sampah juga mencemari lingkungan," ujarnya.**

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Jogorojo Bersihkan Eceng Gondok Rawa Jombor

Senin, 24 Januari 2022 | 08:37 WIB
X